Silaturahmi ke Kejari dan Bea Cukai, BP Karimun Perkuat Sinergi untuk Kawal FTZ

Kepala BP Karimun, Agusnawarman, bersama jajaran melakukan kunjungan silaturahmi ke Kejari dan Bea Cukai. (FOTO: Ist/WARTA RAKYAT

KARIMUN | WARTA RAKYAT — Penguatan sinergitas antarlembaga menjadi perhatian Badan Pengusahaan (BP) Karimun dalam mengawal pengelolaan dan pengembangan Kawasan Perdagangan Bebas dan Pelabuhan Bebas (FTZ) Karimun.

Kepala BP Karimun, Agusnawarman, bersama jajaran melakukan kunjungan silaturahmi ke Kejaksaan Negeri Karimun.

Bacaan Lainnya

Pertemuan tersebut menjadi momentum untuk mempererat hubungan kelembagaan sekaligus membangun komunikasi yang semakin solid dalam mendukung pelaksanaan tugas di kawasan FTZ Karimun.

Silaturahmi tersebut tidak sekadar menjadi agenda kunjungan antarlembaga. Di baliknya, BP Karimun mendorong penguatan koordinasi terkait tata kelola kawasan, pendampingan serta pertimbangan hukum, hingga upaya menghadirkan kepastian hukum dalam setiap pelaksanaan tugas dan kebijakan.

Agusnawarman menilai komunikasi yang baik antarlembaga merupakan bagian penting dalam memastikan pengelolaan FTZ berjalan efektif, terarah dan memberikan kepastian bagi dunia usaha.

“Yang paling penting adalah komunikasi dan sinergi. Kita ingin hubungan antarlembaga semakin baik sehingga apa yang menjadi tugas kita bersama, khususnya dalam mendukung kawasan FTZ Karimun, bisa berjalan dengan baik,” ujarnya, Jumat (4/9/2026).

Dalam kesempatan tersebut, Agusnawarman juga menyampaikan perkembangan kelembagaan BP Karimun.

Agusnawarman mengungkapkan struktur organisasi BP Karimun telah memperoleh persetujuan dari Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (MenPAN-RB).

Saat ini, pihaknya masih mendorong percepatan terbitnya Keputusan Presiden (Keppres) Dewan Kawasan sebagaimana amanat Peraturan Pemerintah Nomor 41 Tahun 2021.

“Dari MenPAN-RB sudah menyetujui struktur organisasi. Tinggal kita gesa keluarnya Keppres Dewan Kawasan berdasarkan amanat PP 41 Tahun 2021. Kelembagaannya nanti dengan BA-K/L yang mandiri,” jelas Agusnawarman.

Selain ke Kejari, Kepala BP Karimun beserta jajaran juga melakukan kunjungan ke Kantor Pengawasan dan Pelayanan Bea dan Cukai Tanjung Balai Karimun.

Pertemuan tersebut kembali menjadi ruang untuk memperkuat komunikasi dan koordinasi, terutama dalam mengoptimalkan fasilitas kepabeanan di kawasan FTZ Karimun.

Bagi BP Karimun, sinergitas dengan Bea Cukai memiliki posisi strategis dalam menciptakan kemudahan dan kepastian bagi pelaku usaha.

Optimalisasi fasilitas kepabeanan diharapkan dapat mendukung kelancaran aktivitas perdagangan sekaligus memperkuat daya tarik investasi di kawasan FTZ.

“Kita ingin semua pihak bisa bersinergi. Dengan komunikasi yang baik, tentu banyak hal yang bisa kita koordinasikan bersama untuk memberikan kemudahan dan kepastian kepada pelaku usaha,” kata Agusnawarman.

Rangkaian silaturahmi tersebut memperlihatkan upaya BP Karimun membangun fondasi kolaborasi yang lebih kuat bersama institusi penegak hukum dan otoritas kepabeanan.

Bukan hanya soal kelembagaan, penguatan komunikasi tersebut diarahkan untuk memastikan setiap potensi dan fasilitas yang dimiliki FTZ Karimun dapat dioptimalkan bagi kepentingan investasi, perdagangan dan pertumbuhan ekonomi daerah.

Dengan sinergitas yang semakin erat, BP Karimun berharap koordinasi lintas lembaga dapat menjadi kekuatan bersama dalam mengawal pengelolaan FTZ Karimun agar semakin efektif, memberikan kepastian hukum serta menciptakan iklim usaha yang semakin kondusif. (Nov)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses