Investor Singapura Incar Potensi Karimun, Bupati Ing Iskandarsyah Buka Pintu Investasi Maritim hingga Pariwisata

Investor Singapura Incar Potensi Karimun, Bupati Ing Iskandarsyah Buka Pintu Investasi Maritim hingga Pariwisata. (FOTO: Diskominfo/WARTA RAKYAT)

KARIMUN | WARTA RAKYAT — Karimun kembali menjadi perhatian investor asing. Potensi besar di sektor maritim, logistik, energi dan pariwisata mulai dilirik serius oleh investor asal Singapura, membuka peluang baru bagi daerah yang berada di jalur strategis perdagangan internasional tersebut.

Sinyal investasi itu mengemuka saat Bupati Karimun, Ing Iskandarsyah, menerima kunjungan tim Restorasi Alam Hijau bersama investor dari Singapura untuk meninjau sejumlah potensi kawasan pengembangan industri maritim dan pariwisata di Kabupaten Karimun, Rabu (2/9/2026).

Bacaan Lainnya

Kunjungan tersebut turut dihadiri Chairman TPC Group Singapore sekaligus Founder Number 17 Foundation, Frederick Chavalit Tsao, bersama jajaran TPC Group dan IMC Pelita Logistik Tbk.

Dalam pertemuan itu, sejumlah sektor strategis menjadi sorotan. Mulai dari pengembangan shipyard, pelabuhan logistik, Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS), hingga resort.

Bagi Karimun, ketertarikan tersebut bukan sekadar penjajakan bisnis. Jika ditindaklanjuti secara konkret, investasi di berbagai sektor tersebut berpotensi memperkuat posisi Karimun sebagai salah satu simpul ekonomi maritim di kawasan Kepulauan Riau sekaligus menciptakan efek berantai terhadap perekonomian daerah.

Bupati Karimun, Ing Iskandarsyah, menyambut positif peluang tersebut. Pemerintah daerah, kata dia, terbuka terhadap investasi yang mampu memberikan nilai tambah bagi daerah dan masyarakat.

“Kami menyambut baik minat investasi ini. Mudah-mudahan kunjungan ini menjadi langkah awal untuk membangun kerja sama yang konkret, sehingga dapat mendorong pertumbuhan ekonomi, meningkatkan investasi, dan membuka lapangan kerja bagi masyarakat Karimun,” ujarnya, Jumat (4/9).

Menurut Bupati Ing Iskandarsyah, Karimun memiliki potensi yang layak dikembangkan, terutama karena karakter wilayahnya yang kuat sebagai daerah kepulauan dengan basis ekonomi maritim serta kedekatan dengan jalur perdagangan internasional.

Lanjutnya, Pemkab Karimun memastikan pintu investasi tetap terbuka, dengan arah pengembangan yang menyasar sektor-sektor strategis seperti maritim, industri, logistik, energi terbarukan dan pariwisata.

“Kehadiran investor Singapura dalam penjajakan ini sekaligus menjadi momentum bagi Karimun untuk mengubah potensi kawasan menjadi proyek investasi yang produktif,” ubgkap Bupati.

Dikatakannya, pemerintah daerah kini dituntut memastikan setiap peluang investasi tidak berhenti pada agenda kunjungan dan penjajakan, tetapi bergerak menuju kerja sama yang terukur, memberikan kepastian investasi, sekaligus menghadirkan manfaat nyata bagi masyarakat.

“Karimun memiliki modal geografis. Tantangannya kini adalah mengubah posisi strategis tersebut menjadi kekuatan ekonomi yang benar-benar menghasilkan investasi, lapangan kerja dan pertumbuhan baru,” pungkas Bupati Ing Iskandarsyah. (Nov)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses