KARIMUN | WARTA RAKYAT — Upaya menciptakan Pasar Puan Maimun yang tertib, bersih dan nyaman terus dilakukan Perumda Bumi Berazam Jaya (BBJ) Karimun.
Pengelola pasar kini memasang pengeras suara di sejumlah sudut pasar untuk menyampaikan imbauan kepada pedagang maupun pengunjung.
Pesan ketertiban disampaikan secara berkala, sekitar setiap 30 menit.
Direktur Perumda BBJ Karimun, Muhammad Mahsun, mengatakan langkah tersebut merupakan bagian dari upaya memberikan pelayanan terbaik sekaligus menjaga kenyamanan seluruh pengguna pasar.
“Kami terus melakukan berbagai upaya untuk memberikan pelayanan terbaik, terutama dalam menciptakan kenyamanan dan ketertiban di Pasar Puan Maimun,” ujarnya, Kamis (3/9/2026).
Menurut Mahsun, pengeras suara menjadi sarana teguran yang lebih humanis dan persuasif, sebelum petugas melakukan penertiban atau penataan secara langsung.
Pedagang diimbau berjualan di dalam lapak, los maupun kios resmi yang telah ditentukan.
Penggunaan trotoar, selasar, gang antar-los, area parkir maupun jalur pengunjung sebagai tempat berjualan tidak diperbolehkan karena berpotensi mengganggu akses dan kenyamanan masyarakat.
“Pemasangan pengeras suara tersebut telah berjalan sekitar satu pekan. Hasil awalnya mulai terlihat, dengan aktivitas pedagang dinilai semakin tertib,” ucap Mahsun.
Tak hanya pedagang, pengunjung juga menjadi sasaran imbauan. Mereka diminta menjaga barang bawaan, terutama dompet, telepon seluler dan barang berharga lainnya.
Pengunjung juga diminta segera melapor ke pos pengamanan apabila kehilangan barang, menemukan aktivitas mencurigakan, atau mengalami gangguan maupun tindakan pemerasan.
Mahsun menegaskan, menciptakan pasar yang tertib dan nyaman bukan semata-mata tugas pengelola.
“Pasar yang tertib, bersih dan nyaman merupakan tanggung jawab kita bersama. Karena itu, kami mengajak pedagang dan pengunjung untuk sama-sama menjaga ketertiban, kebersihan dan keamanan pasar,” tegasnya. (Nov)






