Imigrasi Karimun Jemput Bola, Layani Paspor Lansia 90 Tahun di Tanjung Batu

Imigrasi Karimun Jemput Bola, Layani Paspor Lansia 90 Tahun di Tanjung Batu. (Foto: Nov)

KARIMUN | WARTA RAKYAT – Kantor Imigrasi Kelas II TPI Tanjung Balai Karimun menghadirkan pelayanan jemput bola bagi seorang pemohon paspor berusia 90 tahun di Tanjung Batu, Kecamatan Kundur, yang terkendala kondisi kesehatan dan harus menggunakan kursi roda.

Tiga petugas Imigrasi Karimun mendatangi kediaman pemohon di Jalan Sudirman untuk melaksanakan verifikasi identitas, wawancara, pengambilan foto hingga perekaman biometrik sesuai prosedur keimigrasian.

Bacaan Lainnya

Kepala Kantor Imigrasi Kelas II TPI Tanjung Balai Karimun melalui Kasi Lalintalkim, Ikhwan Rizki, menegaskan bahwa layanan tersebut merupakan bentuk komitmen menghadirkan pelayanan yang mudah, humanis dan inklusif.

“Kami berupaya memberikan pelayanan yang mudah, humanis dan inklusif. Masyarakat dengan kondisi tertentu yang tidak memungkinkan datang ke kantor tetap dapat memperoleh pelayanan dengan tetap memperhatikan ketentuan dan prosedur keimigrasian,” ujar Ikhwan Rizki, Selasa (4/8/2026).

Menurutnya, pelayanan jemput bola merupakan wujud kehadiran negara sekaligus upaya memastikan kelompok rentan, termasuk lanjut usia dan masyarakat dengan keterbatasan kesehatan, memperoleh akses pelayanan yang setara.

“Pelayanan publik harus mampu melihat kebutuhan masyarakat. Lansia, penyandang disabilitas maupun pemohon dengan keterbatasan kondisi kesehatan tetap memiliki hak yang sama untuk mendapatkan pelayanan keimigrasian,” katanya.

Langkah tersebut menegaskan bahwa pelayanan prima bukan sekadar menyelesaikan administrasi, tetapi menghadirkan kemudahan, kepedulian dan kepastian layanan bagi masyarakat yang membutuhkan.

Imigrasi Karimun hadir lebih dekat, memastikan keterbatasan mobilitas bukan penghalang untuk mendapatkan pelayanan keimigrasian. (Nov)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses