KARIMUN | WARTA RAKYAT – Komitmen untuk menghadirkan fasilitas publik yang tertib dan representatif terus digelorakan oleh Badan Usaha Milik Daerah di Kabupaten Karimun.
Perusahaan Daerah Milik Daerah (Perumda) Bumi Berazam Jaya, berkomitmen penuh untuk mengoptimalkan mutu pelayanan pasar demi kenyamanan seluruh masyarakat.
Direktur Perumda Bumi Berazam Jaya Kabupaten Karimun, Muhammad Mahsun, menegaskan bahwa pihaknya selaku pengelola yang diamanahkan oleh pemerintah daerah senantiasa berupaya maksimal agar keberadaan pasar dapat memberikan dampak positif yang luas bagi masyarakat Karimun pada umumnya.
“Dalam hal kami selaku pengelola yang diamanahkan oleh pemerintah daerah, tentu kita berupaya semaksimal mungkin bagaimana keberadaan pasar ini bisa dirasakan oleh masyarakat Karimun pada umumnya, terutama dalam hal pelayanan kami, baik itu terhadap pedagang maupun terhadap pengunjung,” ujarnya, Jumat (31/7/2026).
Mahsun menekankan bahwa fokus pengelolaan pasar tidak boleh hanya berorientasi pada satu pihak saja.
Penataan ruang publik yang ideal menuntut adanya keseimbangan antara kepentingan para pedagang yang mencari nafkah dan kenyamanan para pengunjung yang berbelanja.
“Artinya, kita tidak saja memperhatikan pedagang, juga kita harus memperhatikan bagaimana kenyamanan pengunjung,” tambahnya.
Berpijak dari prinsip tersebut, Perumda Bumi Berazam Jaya memprogramkan tata kelola pasar yang berfokus pada terciptanya lingkungan yang bersih, tertib, dan nyaman bagi semua pihak.
Lebih lanjut, Mahsun memandang para pedagang bukan sekadar pihak yang diatur, melainkan mitra strategis dalam roda penggerak ekonomi kerakyatan.
Hubungan antara pengelola dan pedagang diibaratkan sebagai satu kesatuan utuh yang saling menopang dan membutuhkan satu sama lain.
“Kita di samping untuk mengatur juga peran dan tugas kita dalam hal ini pembinaan, ya kan? Karena pedagang dengan kita itu satu dalam satu kesatuan. Artinya mitra kami,” ungkap Mahsun.
Ia menambahkan bahwa eksistensi pasar tidak akan pernah bisa berjalan secara optimal tanpa adanya sinergi yang kokoh antara pengelola dan pedagang.
“Artinya kan kami tanpa ada pedagang juga tidak bisa apa-apa. Begitu juga pedagang tanpa kami juga seperti apalah pasar kalau tidak ada yang mengelola. Artinya saling kerja samanya, saling kerja samanya dan saling membutuhkan,” pungkas Mahsun.
Melalui pendekatan pembinaan yang humanis serta kolaborasi yang erat, Perumda Bumi Berazam Jaya Karimun optimistis tata kelola pasar di Kabupaten Karimun akan semakin profesional, bersih, dan berdaya saing tinggi demi kesejahteraan bersama. (Nov)






