KARIMUN | WARTA RAKYAT – Gelaran Open Tournament BHxNW CUP I Champions resmi berakhir dengan sukses.
Turnamen yang berlangsung di Lapangan Mini Soccer BH Sport Club, Telaga Riau, Kabupaten Karimun, itu ditutup langsung oleh Bupati Karimun, Ing Iskandarsyah, Minggu (2/8/2026) malam.
Penutupan turnamen berlangsung meriah, diawali laga final yang menyajikan pertandingan sengit dan menegangkan di hadapan ribuan penonton.
Hadir dalam kesempatan tersebut Anggota DPRD Karimun Muhammad Firdaus, Lurah Sungai Lakam Barat, tokoh agama, tokoh pemuda, serta masyarakat setempat.
Bagi Bupati Ing Iskandarsyah, hadirnya fasilitas olahraga seperti BH Sport Club bukan sekadar menyediakan ruang bermain bagi masyarakat.
Lebih jauh, lapangan tersebut dapat menjadi bagian dari ekosistem pembinaan olahraga sekaligus ruang untuk menemukan talenta-talenta sepak bola masa depan Karimun.
Ia menyampaikan apresiasi kepada panitia dan pengelola yang telah menghadirkan fasilitas olahraga tersebut serta menggelar kompetisi yang mampu menarik antusiasme masyarakat.
“Terima kasih kepada penyelenggara turnamen yang sudah membangun fasilitas olahraga yang luar biasa. Sepak bola itu olahraga masyarakat. Banyak pencintanya, pemainnya banyak, penontonnya juga banyak, dan antusiasmenya luar biasa,” ujar Ing Iskandarsyah.
Menurutnya, Karimun memiliki sejarah panjang dalam sepak bola. Karena itu, pemerintah daerah ingin mendorong agar gairah sepak bola kembali tumbuh dan melahirkan prestasi baru.
“Karimun dulu terkenal dengan Persatuan Sepak Bola Karimun. Kami memang fokus bagaimana kita mengembalikan lagi kejayaan sepak bola. Turnamen ini menjadi trigger kita untuk mencari bibit-bibit unggul,” katanya.
Pernyataan tersebut menempatkan turnamen bukan semata sebagai kompetisi untuk memperebutkan gelar juara, tetapi juga sebagai ruang pembinaan yang mempertemukan talenta, komunitas, klub dan masyarakat dalam atmosfer olahraga yang sehat.
Direktur BHxNW, Dorry, menyampaikan rasa syukur atas suksesnya penyelenggaraan turnamen perdana tersebut.
Menurutnya, kompetisi ini sekaligus menjadi momentum memperkenalkan BH Sport Club yang belum lama diresmikan kepada masyarakat Karimun.
“Alhamdulillah, turnamen ini berlangsung sukses. Turnamen ini juga menjadi bagian dari upaya memperkenalkan lapangan yang belum lama diresmikan,” ujar Dorry.
BHxNW CUP I diikuti 36 tim dari berbagai komunitas dan klub di Kabupaten Karimun. Pertandingan digelar di dua lapangan dengan jadwal kompetisi setiap Jumat, Sabtu dan Minggu hingga memasuki partai puncak.
Antusiasme peserta dan penonton menjadi indikator bahwa sepak bola masih memiliki tempat yang kuat di tengah masyarakat Karimun.
Kompetisi semacam ini sekaligus membuka ruang bagi pemain untuk mengasah kemampuan, membangun mental bertanding dan menunjukkan potensi terbaiknya.
Dalam partai puncak, Tim HN berhasil keluar sebagai juara pertama dan membawa pulang hadiah Rp10 juta, sekaligus piala bergilir Turnamen BHxNW.
Posisi kedua ditempati Tim NW dengan hadiah Rp7,5 juta, disusul Tim Naira sebagai juara III dengan hadiah Rp5 juta, dan Tim Stevent Rental di posisi IV dengan hadiah Rp2,5 juta.
Selain penghargaan bagi tim terbaik, panitia juga memberikan apresiasi individu kepada pemain yang tampil menonjol sepanjang turnamen.
▪︎ Top Score: Sastra
▪︎ Best Player: Syahril
▪︎ Best Kiper: Yogi Prastika
Para juara juga menerima piala dan medali sebagai penghargaan atas pencapaian mereka.
Berakhirnya BHxNW CUP I bukan sekadar menutup rangkaian pertandingan. Lebih dari itu, turnamen perdana tersebut meninggalkan pesan bahwa pembangunan olahraga membutuhkan ruang, kompetisi dan konsistensi.
Ketika fasilitas olahraga tersedia, kompetisi rutin digelar dan pemerintah bersama komunitas memberikan dukungan, maka peluang menemukan bibit unggul akan semakin terbuka.
BHxNW CUP I pun menjadi awal dari sebuah harapan, menghidupkan kembali gairah sepak bola Karimun, memperkuat ekosistem pembinaan, sekaligus membuka jalan bagi generasi muda untuk mengukir prestasi dari lapangan lokal menuju panggung yang lebih tinggi. (Nov)






