KARIMUN | WARTA RAKYAT – Suasana dini hari di Rumah Dinas Bupati Karimun pada Senin (20/7/2026) terasa jauh dari kesan sepi. Alih-alih sunyi, kediaman resmi tersebut justru dipadati ribuan warga yang antusias bersatu dalam semangat sportivitas menyaksikan laga puncak Final Piala Dunia 2026 antara Argentina dan Spanyol.
Kegiatan nonton bareng (nobar) yang digagas oleh Pemerintah Kabupaten Karimun ini tidak sekadar menjadi ajang euforia menyaksikan sepak bola kelas dunia.
Lebih dari itu, acara ini menjadi simbol kedekatan yang nyata antara pemangku kebijakan, jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), dan masyarakat luas.
Rangkaian acara disusun dengan apik, dimulai dari pembukaan yang hangat, pembagian doorprize yang memicu sorak sorai penonton, hingga pemutaran video profil yang menampilkan progres pembangunan serta pesona Kabupaten Karimun.
Momen terasa lebih istimewa ketika para tamu memberikan kejutan sederhana berupa kue ulang tahun bagi Bupati Karimun, Ing Iskandarsyah, yang tepat hari ini genap berusia 54 tahun.
Bupati Karimun, Ing Iskandarsyah, menegaskan bahwa esensi dari kegiatan ini melampaui sekadar hiburan olahraga.
Menurutnya, ruang-ruang publik yang inklusif seperti ini sangat penting untuk membangun komunikasi yang cair antara pemerintah dan rakyatnya.
“Saya mengucapkan terima kasih yang setulus-tulusnya kepada seluruh jajaran Forkopimda yang telah meluangkan waktu, serta kepada seluruh masyarakat yang hadir dengan penuh antusias untuk memeriahkan momen ini,” ujar Ing Iskandarsyah.
Lebih lanjut, Bupati menegaskan bahwa soliditas antara pemerintah dan masyarakat adalah fondasi utama dalam menjaga stabilitas daerah.
“Nobar ini sengaja kami selenggarakan sebagai ajang silaturahmi. Kami ingin memastikan hubungan yang selama ini terjalin harmonis antara pemerintah daerah dan masyarakat tetap terjaga, bahkan semakin erat. Dengan kebersamaan, segala tantangan pembangunan di Karimun dapat kita hadapi dengan lebih mudah,” tambahnya dengan nada optimis.
Perayaan hari jadi Bupati ke-54 yang berbaur dengan masyarakat menunjukkan sisi humanis dari kepemimpinan Ing Iskandarsyah.
Di bawah langit Karimun yang cerah, tidak ada sekat yang memisahkan antara pimpinan daerah dan warganya.
Kegiatan yang berlangsung hingga pukul 05.30 WIB ini berjalan dengan lancar, tertib, dan kondusif.
Hingga peluit panjang dibunyikan, antusiasme warga tidak surut, mencerminkan kedewasaan dan kerukunan masyarakat Karimun. Akhirnya, sejarah mencatat Spanyol keluar sebagai juara dunia setelah menaklukkan Argentina dengan skor tipis 1-0.
Momen kebersamaan ini diharapkan mampu menjadi energi baru bagi seluruh elemen di Kabupaten Karimun untuk terus bersinergi, menciptakan stabilitas wilayah yang aman, serta menjaga semangat gotong royong dalam mewujudkan kemajuan daerah di masa depan. (Nov)





