Bupati Ing Iskandarsyah Sukses Dorong Penambahan 5.000 Lapangan Kerja di Karimun

Bupati Karimun, Ing Iskandarsyah, saat diwawancara usai menghadiri pembukaan Konfercab IV PCNU di Gedung Nasional, Jumat (17/7/2026). (Foto: Nov)

KARIMUN | WARTA RAKYAT – Pemerintah Kabupaten Karimun menunjukkan performa ekonomi yang signifikan di tengah tantangan global.

Bupati Karimun, Ing Iskandarsyah, mengungkapkan bahwa pada kuartal pertama tahun 2026, pertumbuhan ekonomi daerah berhasil mencapai angka 6,14%, sebuah capaian yang melampaui rata-rata pertumbuhan ekonomi nasional.

Bacaan Lainnya

Keberhasilan ini selaras dengan tren peningkatan penyerapan tenaga kerja yang cukup impresif.

Berdasarkan data dari Dinas Tenaga Kerja Kabupaten Karimun, angka partisipasi kerja terus menunjukkan perbaikan setelah sempat mengalami fluktuasi.

“Di tahun 2024, terdapat 17.000 orang yang bekerja, yang sempat mengalami penurunan menjadi 15.000 pada tahun 2025. Namun, alhamdulillah, per tahun 2026 angka tersebut melonjak hingga 21.000 orang yang terserap dalam lapangan pekerjaan. Artinya, terdapat peningkatan riil sekitar 5.000 lapangan pekerjaan baru,” jelas Bupati Ing Iskandarsyah, Jumat (17/7).

Bupati Ing Iskandarsyah meyakini bahwa lonjakan pertumbuhan ekonomi ini merupakan cerminan dari potensi besar yang dimiliki Kabupaten Karimun.

Namun, ia menekankan bahwa keberlanjutan tren positif ini sangat bergantung pada penguatan infrastruktur dasar, dengan fokus utama pada sektor kelistrikan.

Pemerintah daerah mencatat adanya peningkatan kebutuhan energi listrik sebesar 2 megawatt setiap tahunnya, yang menjadi indikator tumbuhnya aktivitas industri dan ekonomi di masyarakat.

Kendati demikian, Bupati mengakui bahwa masih terdapat tantangan, terutama di beberapa kawasan yang masuk dalam zona perdagangan bebas (Free Trade Zone/FTZ) yang memerlukan pembenahan suplai listrik lebih lanjut.

“Kami meyakini Karimun memiliki potensi yang luar biasa jika kita bersinergi dalam memperkuat infrastruktur dasar. Prioritas kami adalah kelistrikan, karena kita melihat beberapa kawasan FTZ masih menghadapi tantangan suplai listrik yang belum memadai,” ungkapnya.

Bupati Ing Iskandarsyah menegaskan bahwa upaya pembenahan infrastruktur ini bukan sekadar angka di atas kertas, melainkan langkah strategis untuk menjadikan Karimun sebagai pusat pertumbuhan ekonomi yang berdaya saing.

Ia optimis, dengan pemenuhan kebutuhan energi dan sarana pendukung lainnya, geliat ekonomi di Bumi Berazam akan semakin masif.

“Pemerintah daerah berkomitmen penuh untuk terus mendorong pembangunan infrastruktur guna memastikan iklim investasi dan usaha tetap kondusif. Ini adalah fondasi utama agar kita dapat menjawab tantangan masa depan dan memberikan dampak langsung bagi kesejahteraan masyarakat Karimun,” tutupnya.

Dengan fokus pada penguatan sektor riil dan komitmen pada perbaikan infrastruktur, Pemerintah Kabupaten Karimun optimistis dapat terus menjaga stabilitas ekonomi dan memperluas peluang kerja bagi masyarakat di tengah persaingan ekonomi regional yang semakin ketat. (Nov)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses