KARIMUN | WARTA RAKYAT – Dinamika organisasi Nahdlatul Ulama di Kabupaten
Karimun memasuki babak baru.
Fery Budiaji secara resmi terpilih secara aklamasi sebagai Ketua Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Karimun untuk masa khidmat 2026–
2031.
Keputusan ini ditetapkan dalam forum Konferensi Cabang (Konfercab) IV yang dipimpin oleh perwakilan Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU), Endy Maulidi, pada Jumat (17/7) di Gedung Nasional, Tanjung Balai Karimun. Proses pemilihan yang berjalan lancar dan khidmat
Hadir pada pembukaan Konfercab IV Bupati Karimun, Ing H Iskandarsyah, Kepala Kantor Kemenag Kabupaten Karimun, Ketua GP Ansor Kabupaten Karimun Yusriadi, serta sejumlah pimpinan organisasi kemasyarakatan lintas latar belakang.
Dalam visi kepemimpinannya, Fery Budiaji menegaskan komitmennya untuk mengintensifkan konsolidasi organisasi hingga ke tingkat akar rumput.
“Target utama kami adalah membentuk
ranting-ranting di seluruh Majelis Wakil Cabang (MWC). Kami ingin memastikan ajaran Ahlussunnah wal Jamaah dapat tersebar luas dan menjadi benteng dalam menangkal pahampaham radikal yang mengancam persatuan umat,” tegas Fery.
Fery menambahkan bahwa kunci kekuatan Nahdlatul Ulama terletak pada sistem Jam’iyah yang berbasis pada partisipasi aktif warga.
Ia menyoroti pentingnya pembentukan “kader militan” yang tidak hanya memiliki loyalitas tinggi, tetapi juga mampu menjaga marwah organisasi serta
berperan aktif dalam kehidupan sosial kemasyarakatan maupun pemerintahan.
Menanggapi tantangan era digital, Fery menekankan perlunya kolaborasi erat antara PCNU dengan instansi pemerintah, terutama di sektor pendidikan.
“Kami akan masuk ke sekolahsekolah untuk memberikan edukasi dan pemahaman yang tepat. Di tengah gempuran arus digital, penting bagi generasi muda untuk tidak kehilangan akar amaliyah yang telah diwariskan oleh
para pendahulu kita. Panduan amaliyah ini memiliki dasar yang kuat dan jelas, baik dari sisi hadis maupun tradisi keilmuan yang teruji,” ungkapnya.
Dengan terpilihnya Fery Budiaji, PCNU Karimun diharapkan menjadi lokomotif pembangunan SDM yang religius dan moderat, serta mampu menghadirkan kontribusi nyata bagi stabilitas dan
kemajuan Kabupaten Karimun di masa depan. (Nov)






