KARIMUN | WARTA RAKYAT – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Karimun terus memperkuat komitmennya dalam
membangun kesadaran fiskal yang tangguh.
Sebagai langkah nyata, Bupati Karimun, Ing Iskandarsyah, memberikan imbauan tegas kepada seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan pemerintahannya untuk menjadi garda terdepan dalam ketaatan membayar pajak tepat pada waktunya.
Bupati Ing Iskandarsyah memandang bahwa kedisiplinan ASN dalam memenuhi kewajiban perpajakan merupakan cerminan dari integritas dan tanggung jawab moral sebagai warga negara yang baik.
Bagi ASN, keteladanan adalah aspek fundamental yang harus ditunjukkan
kepada masyarakat luas, terutama saat pemerintah tengah gencar memberikan relaksasi pajak daerah.
“Saya mengajak para pegawai di lingkungan Pemkab Karimun agar taat membayar pajak tepat pada waktunya. Karena ini adalah kewajiban kita sebagai warga negara yang baik,” ujar Ing Iskandarsyah saat dikonfirmasi, Kamis (16/7/2026).
Lebih dari sekadar kewajiban administratif, Bupati menekankan bahwa setiap rupiah yang dibayarkan oleh masyarakat melalui pajak dan retribusi memiliki dampak langsung bagi keberlangsungan roda pemerintahan dan pembangunan daerah.
Ia mengingatkan bahwa keberhasilan pembangunan sangat bergantung pada partisipasi aktif masyarakat dalam
pembiayaan negara.
“Pajak dan retribusi yang kita bayar adalah untuk kepentingan pembangunan. Selain itu, pajak juga menjadi salah satu sumber pendanaan dari tunjangan-tunjangan yang diterima oleh pegawai,” ungkapnya.
Dalam perspektif yang lebih luas, Ing Iskandarsyah merinci bahwa dana yang terkumpul dari sektor pajak merupakan tulang punggung dalam membiayai berbagai program prioritas pemerintah yang menyentuh langsung kebutuhan dasar masyarakat.
“Pajak digunakan untuk pembangunan, serta pembiayaan di bidang pendidikan, kesehatan, dan sektor sosial masyarakat. Dengan taat pajak, kita secara tidak langsung sedang memastikan bahwa fasilitas pendidikan dan kesehatan bagi masyarakat dapat terus berjalan dan
ditingkatkan kualitasnya,” jelas Bupati.
Pernyataan Bupati ini menjadi pesan penting bagi jajaran birokrasi di Karimun agar tidak hanya fokus pada capaian kinerja internal, tetapi juga memiliki kesadaran kolektif untuk mendukung kemandirian fiskal daerah.
Langkah ini diharapkan mampu memperkuat kepercayaan publik terhadap pemerintah, sekaligus mempercepat realisasi target-target pembangunan di Kabupaten Karimun di tengah periode pemutihan denda pajak yang sedang berlangsung. (Nov)






