Bumi Berazam di Panggung Gurindam 12: Ikhtiar Bupati Iskandarsyah Membumikan Al-Qur’an dan Merajut Persaudaraan

Bumi Berazam di Panggung Gurindam 12: Ikhtiar Bupati Iskandarsyah Membumikan Al-Qur'an dan Merajut Persaudaraan. Foto: Nov

KARIMUN | WARTA RAKYAT – Pemerintah Kabupaten Karimun menegaskan komitmen penuhnya dalam mendukung penguatan nilai-nilai religius dan persaudaraan antar-daerah di Provinsi Kepulauan Riau.

Hal ini ditunjukkan langsung oleh Bupati Karimun, Ing Iskandarsyah, yang hadir mendampingi kafilah bumi berazam dalam upacara Pembukaan Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) ke-12 Tingkat Provinsi Kepri di kawasan ikonik Gurindam 12, Kota Tanjungpinang, Sabtu (4/7/2026).

Bacaan Lainnya

Kehadiran Bupati Iskandarsyah bersama jajaran eselon Pemerintah Kabupaten Karimun menjadi suntikan motivasi besar bagi para qori dan qoriah asal Karimun yang akan berlaga.

Bupati Karimun, Ing Iskandarsyah, menyampaikan bahwa partisipasi Kabupaten Karimun dalam MTQ XII ini bukan sekadar mengejar trofi juara, melainkan sebuah ikhtiar besar dalam membumikan Al-Qur’an dan mempererat tali silaturahmi masyarakat Kepulauan Riau.

“Kehadiran kami di sini adalah wujud komitmen spiritual sekaligus dukungan moril yang utuh bagi seluruh kafilah Kabupaten Karimun. Lebih dari sekadar kompetisi, MTQ merupakan momentum emas untuk mempererat ukhuwah Islamiyah antar-daerah. Kami berharap, dari panggung Gurindam 12 ini, lahir generasi Qur’ani berprestasi yang tidak hanya mengharumkan nama Karimun, tetapi juga siap membawa Provinsi Kepri berjaya di tingkat nasional,” ujar Bupati Iskandarsyah.

Selain menjadi episentrum prestasi spiritual, perhelatan MTQ XII Kepri tahun ini dinilai memiliki dimensi dampak yang lebih luas.

Berpusat di kawasan strategis Tanjungpinang, kehadiran ratusan peserta dan ribuan pengunjung diyakini memberikan stimulus positif bagi geliat ekonomi lokal, khususnya melalui stan bazar UMKM yang memadati area luar astaka utama.

Pemerintah Kabupaten Karimun pun mengapresiasi konsep penyelenggaraan yang mampu memadukan antara nilai-nilai luhur agama, pelestarian budaya Melayu, dan kebangkitan ekonomi kreatif masyarakat.

Melalui ajang ini, kafilah Kabupaten Karimun diharapkan mampu tampil optimal di berbagai cabang yang dilombakan, sekaligus membawa misi perdamaian dan kolaborasi demi kemajuan Kepulauan Riau yang semakin gemilang.

Perhelatan akbar yang berlangsung pada 4–9 Juli 2026 ini menjadi panggung syiar Islam yang mempertemukan 370 peserta terbaik dari tujuh kabupaten/kota se-Provinsi Kepri.

Komposisi kafilah mencakup cabang Tilawah (golongan Tartil anak-anak, remaja, dan dewasa) sebanyak 8 orang; cabang Tahfidz (golongan 1, 5, 10, 20, hingga 30 juz) sebanyak 10 orang; cabang Syarhil Qur’an 6 orang; serta cabang Fahmil Qur’an 6 orang.

Selain itu, kekuatan juga dikerahkan pada cabang Khottil Qur’an (golongan nasab, hiasan mushaf, dekorasi, kontemporer, dan digital) sebanyak 10 orang; cabang Qiroat Tartil (remaja dan dewasa) 4 orang; cabang Mujawaad (remaja dan dewasa) 4 orang; cabang Karya Tulis Ilmiah Al-Qur’an (KTIQ) dan cabang Tafsir (bahasa Arab, bahasa Inggris, dan bahasa Indonesia) sebanyak 6 orang; serta cabang seni baca Al-Qur’an Tuna Netra sebanyak 1 orang.

Kesiapan matang ini tidak lepas dari rangkaian Pemusatan Latihan (Training Center) intensif yang telah dilalui para peserta dalam beberapa waktu terakhir. (Nov)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses