Menginspirasi Lewat Kinerja: Merry Kristin Raih Penghargaan Pegawai Teladan Imigrasi Tanjung Balai Karimun

Kepala Kantor Imigrasi Kelas II TPI Tanjung Balai Karimun, Dwi Avandho Farid, menyerahkan penghargaan kepada, Merry Kristin, sebagai "Pegawai Teladan Triwulan II Tahun 2026" dalam apel pagi Senin (22/6/2026).

KARIMUN | WARTA RAKYAT – Komitmen Kantor Imigrasi Kelas II TPI Tanjung Balai Karimun dalam membangun Zona Integritas menuju Wilayah Birokrasi Bersih Melayani (WBBM) kembali menorehkan cerita inspiratif.

Dalam suasana apel pagi yang khidmat pada Senin (22/6/2026), sebuah momentum istimewa menjadi sorotan utama, yakni penganugerahan penghargaan kepada, Merry Kristin, sebagai “Pegawai Teladan Triwulan II Tahun 2026”.

Bacaan Lainnya

Penghargaan berkelas ini diserahkan langsung oleh Kepala Kantor Imigrasi Kelas II TPI Tanjung Balai Karimun, Dwi Avandho Farid yang bertindak sebagai pembina apel.

Kehadiran seluruh jajaran—mulai dari PNS, CPNS, PPPK, hingga Tenaga Alih Daya (outsourcing) menjadi saksi apresiasi tertinggi atas dedikasi tanpa batas yang ditunjukkan oleh Merry.

Dwi Avandho Farid, menyampaikan apresiasi mendalam atas etos kerja Merry Kristin. Penghargaan ini bukan sekadar seremoni rutinitas, melainkan simbol dari nilai-nilai inti yang wajib dimiliki oleh setiap aparatur sipil negara.

“Apresiasi terdalam kami berikan atas dedikasi, disiplin, integritas, dan kinerja luar biasa yang telah ditunjukkan oleh Saudari Merry. Prestasi ini adalah standar yang kita tuju bersama. Semoga ini tidak hanya menjadi motivasi bagi penerima untuk mempertahankan prestasinya, tetapi juga menginspirasi seluruh pegawai untuk senantiasa mendongkrak kualitas kinerja, profesionalisme, serta semangat pengabdian kepada organisasi dan masyarakat,” ujarnya dengan tegas.

Lanjutnya, ditekankan pula pentingnya legalitas dan akuntabilitas dalam bekerja. Seluruh jajaran diinstruksikan untuk selalu patuh pada regulasi dan peraturan perundang-undangan yang berlaku, memastikan setiap pelayanan publik memiliki landasan hukum yang kuat dan dapat dipertanggungjawabkan.

Untuk membakar semangat kolektif pegawai Imigrasi Karimun, Dwi Avandho Farid, membagikan sebuah analogi mendalam mengenai soliditas internal organisasi dengan mengibaratkannya sebagai sebuah “Sapu Lidi”.

“Sebatang lidi akan sangat mudah dipatahkan jika berjuang sendirian.
Sebuah sapu lidi yang terikat erat akan menjadi kekuatan besar yang mampu membersihkan dan menjalankan fungsinya dengan optimal,” katanya.

Melalui filosofi ini, seluruh elemen di Imigrasi Tanjung Balai Karimun diajak untuk menanggalkan ego sektoral, menjaga persatuan, dan mengedepankan kerja sama demi menghadapi tantangan organisasi yang semakin kompleks ke depan.

Menariknya, apel pagi ini tidak hanya berfokus pada target kerja formal. Manajemen Imigrasi Tanjung Balai Karimun juga menunjukkan kepedulian tingkat tinggi terhadap kesejahteraan fisik dan mental para pegawainya.

Dwi Avandho Farid, secara khusus mengingatkan seluruh jajaran untuk menjaga kesehatan fisik, menjernihkan pikiran, dan pandai mengelola stres.

“Menciptakan keseimbangan antara pekerjaan dan kehidupan pribadi dinilai sebagai modal utama untuk melahirkan produktivitas yang berkelanjutan dan lingkungan kerja yang bahagia,” ujarnya.

Pelaksanaan apel pagi yang berjalan lancar ini merupakan bagian integral dari strategi besar pembangunan Zona Integritas.

Melalui konsistensi apresiasi seperti yang diterima oleh Merry Kristin, Kantor Imigrasi Kelas II TPI Tanjung Balai Karimun membuktikan komitmennya dalam mentransformasi pola pikir (mind set) dan budaya kerja (culture set).

“Langkah nyata ini mampu terus mendongkrak kedisiplinan internal, sekaligus mengungkit indeks kepuasan masyarakat terhadap layanan keimigrasian di gerbang beranda negara tersebut,” harap Dwi Avandho Farid mengakhiri. (Nov)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses