KARIMUN | WARTA RAKYAT – Bupati Karimun, Iskandarsyah secara langsung melantik Direktur Utama (Dirut) PT Pelabuhan Karimun (Perseroda) periode 2026-2031, Jumat (29/5) malam.
Acara pelantikan dihadiri Wakil Bupati, Rocky Marciano Bawole, Sekda Djunaidy, Anggota DPRD dan komisaris dan direksi BUMD berlangsung di rumah dinas Bupati Karimun.
Sebelumnya sebanyak lima peserta yang lulus seleksi administrasi dan mengikuti tes Uji Kelayakan dan Kepatutan
(Fit and Proper Test).
Kelimanya adalah Defanan Syam, Desramdani, Liza Bharlyantie Hilya, R Novian Hardles dan Capt Riki Irawan.
Namun hasil dari tes Uji Kelayakan dan Kepatutan (Fit and Proper Test), peserta atas nama Liza Bharlyantie Hilya ditetapkan menjadi Dirut PT Pelabuhan Karimun (Perseroda) periode 2026-2031.
“Proses seleksi Dirut PT Pelabuhan Karimun sudah berjalan sesuai aturan. Peserta atas nama Liza Bharlyantie Hilya meraih nilai yang tertinggi,” ujar Bupati Iskandarsyah.
Ia sangat berharap pelantikan yang dilaksanakan bukan hanya sekedar seremonial. Tapi Dirut yang baru mampu untuk memimpin PT Pelabuhan Karimun menjadi lebih baik ke depannya.
“Pada intinya dua hal yang harus ditingkatkan, yaitu pelayanan dan pendapatan atau PAD,” tegas Bupati Iskandarsyah.
Dikatakannya, sekitar satu tahun Liza Bharlyantie Hilya menjadi Plt Dirut PT Pelabuhan Karimun sudah mampu merekrut 30 tenaga kerja di perusahaannya.
“Artinya kami melihat sudah baguslah ya, Dirut yang baru tidak hanya meningkatkan PAD tapi juga dari sisi penyerapan tenaga kerja,” tuturnya.
Bupati Iskandarsyah berharap Dirut PT Pelabuhan Karimun yang baru terus berkreativitas dan inovatif.
“Jangan hanya berpikir sekedar pas pelabuhan saja, tetapi harus berkolaborasi dengan pihak-pihak lainnya,” pintanya.
Sementara itu, Liza Bharlyantie Hilya mengucapkan terima kasih kepada Bupati Iskandarsyah dan Wakil Bupati Rocky M Bawole yang sudah mempercayakan dirinya menjadi Dirut PT Pelabuhan Karimun.
Ia memohon doa mohon dukungan dari semua pihak agar apa yang menjadi harapan dari pemerintah daerah dapat terwujud.
“Program kerja jangka pendek pastinya pelayanan, dan juga beberapa rencana investasi yang sedang ditindak lanjuti,” ucap Liza. (Nov)






