KARIMUN | WARTA RAKYAT – Pemerintah Kabupaten Karimun bersinergi dengan Bank Rakyat Indonesia (BRI) secara resmi menyalurkan bantuan Program Indonesia Pintar (PIP) Tahap Pertama untuk tahun anggaran 2026.
Penyerahan secara simbolis dilakukan di SD Negeri 006 Karimun kepada sejumlah siswa penerima manfaat.
Bupati Karimun menyatakan bahwa total penerima bantuan PIP di seluruh Kabupaten Karimun mencapai 5.506 siswa. Khusus untuk SD Negeri 006, terdapat 17 siswa yang menerima bantuan tersebut pada tahap ini.
“Harapan kami, gunakan uang ini dengan bijak untuk keperluan pendidikan anak-anak kita. Jangan sampai disalahgunakan untuk hal-hal yang tidak bermanfaat,” tegas Bupati dalam arahannya kepada para orang tua siswa.
Bantuan PIP tahun ini diberikan dengan nilai Rp450.000 per siswa untuk satu tahun, yang disalurkan dalam dua semester (masing-masing sebesar Rp225.000).
Bupati menjelaskan bahwa data penerima ditentukan langsung oleh Pemerintah Pusat berdasarkan aplikasi dan kriteria ekonomi tertentu, sehingga daftar penerima dapat mengalami perubahan setiap tahunnya.
Selain bantuan tunai, Pemerintah Kabupaten Karimun juga menegaskan komitmennya terhadap pendidikan melalui:
* Program Sekolah Gratis: Penyediaan seragam dan tas sekolah gratis bagi siswa kelas 1 SD.
* Revitalisasi Infrastruktur: Pengusulan dana APBN dari Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah untuk perbaikan gedung sekolah dan fasilitas perpustakaan.
* Simulasi Penggabungan Sekolah: Rencana menata ulang lokasi sekolah-sekolah yang berdekatan agar memiliki lingkungan belajar yang lebih luas dan sehat.
Pemerintah Kabupaten Karimun memfokuskan kebijakan pada peningkatan Indeks Pembangunan Manusia (IPM) melalui tiga pilar utama: kualitas pendidikan, kesehatan, dan daya beli masyarakat.
“Pendidikan adalah investasi masa depan menuju Indonesia Emas. Kami meminta para orang tua untuk tertib administrasi di Disdukcapil agar anak-anak tetap terjaring dalam program bantuan pemerintah. Tidak ada alasan bagi anak-anak di Karimun untuk tidak bersekolah,” tutup Bupati.






