Buka STQ XVIII Kundur Utara, Bupati Iskandarsyah Tegaskan Al-Qur’an Tak Boleh Ditinggalkan, Jadikan Kompas Kehidupan

Buka STQ XVIII Kundur Utara, Bupati Iskandarsyah Tegaskan Al-Qur’an Tak Boleh Ditinggalkan, Jadikan Kompas Kehidupan. (FOTO: Diskominfo/WARTA RAKYAT)

KARIMUN | WARTA RAKYAT — Seleksi Tilawatil Qur’an (STQ) XVIII Tingkat Kecamatan Kundur Utara resmi dibuka.

Bupati Karimun, Ing Iskandarsyah, menegaskan bahwa STQ bukan sekadar panggung kompetisi membaca dan memahami Al-Qur’an, tetapi momentum untuk menghidupkan nilai-nilai Qur’ani dalam kehidupan masyarakat.

Bacaan Lainnya

Pesan itu disampaikan Iskandarsyah saat membuka secara resmi STQ XVIII Tingkat Kecamatan Kundur Utara, Senin, 14 September 2026 malam.

Di hadapan jajaran FKPD, tokoh agama, tokoh masyarakat, serta ratusan warga yang memadati lokasi kegiatan, Bupati Karimun mengajak seluruh masyarakat menjadikan Al-Qur’an sebagai pedoman yang senantiasa hadir dalam setiap aspek kehidupan.

Menurutnya, kemajuan zaman dan dinamika kehidupan yang semakin kompleks justru membuat umat semakin membutuhkan Al-Qur’an sebagai sumber nilai, ketenangan sekaligus arah dalam menjalani kehidupan.

“Al-Qur’an adalah bagian tak terpisahkan dalam hidup kita. Oleh karena itu, kita tidak boleh meninggalkan Al-Qur’an dalam kondisi apa pun. Jadikan ia sebagai kompas, penerang jalan, dan penenang hati di tengah dinamika kehidupan saat ini,” ujar Bupati Iskandarsyah.

Ia menekankan, esensi STQ tidak berhenti pada persoalan siapa yang menjadi juara.

Lebih jauh, kegiatan tersebut diharapkan mampu membangun kecintaan masyarakat terhadap Al-Qur’an sekaligus mendorong lahirnya generasi yang tidak hanya unggul dalam prestasi, tetapi juga memiliki karakter dan akhlak yang kuat.

“Jangan sampai Al-Qur’an hanya kita baca ketika ada perlombaan. Nilai-nilai yang terkandung di dalamnya harus kita resapi dan kita amalkan dalam kehidupan sehari-hari,” tegasnya.

Iskandarsyah juga menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Kecamatan Kundur Utara, panitia pelaksana, para tokoh agama, tokoh masyarakat, serta seluruh elemen masyarakat yang telah bergotong royong menyukseskan pelaksanaan STQ XVIII.

Ia berharap pelaksanaan STQ di tingkat kecamatan menjadi bagian penting dari proses pembinaan generasi Qur’ani di Kabupaten Karimun.

Dari ajang tersebut, pemerintah daerah berharap lahir qari dan qariah terbaik yang tidak hanya mampu membawa nama baik Kundur Utara dan Kabupaten Karimun, tetapi juga dapat melangkah ke kompetisi pada level yang lebih tinggi, bahkan hingga tingkat nasional dan internasional.

Pembukaan STQ XVIII Kundur Utara berlangsung semarak dan ditandai dengan pemukulan bedug oleh Bupati Iskandarsyah, didampingi Camat Kundur Utara serta tokoh masyarakat setempat.

Rangkaian STQ XVIII Kundur Utara selanjutnya akan berlangsung selama beberapa hari dengan mempertandingkan berbagai cabang perlombaan.

Kehadiran para peserta dari berbagai kalangan diharapkan semakin memperkuat semangat syiar Islam sekaligus menumbuhkan kecintaan generasi muda terhadap Al-Qur’an.

Bagi Pemerintah Kabupaten Karimun, STQ bukan sekadar agenda tahunan.

Lebih dari itu, kegiatan ini menjadi ikhtiar membangun masyarakat yang religius, berkarakter, dan menjadikan nilai-nilai Al-Qur’an sebagai fondasi dalam menghadapi perubahan zaman. (Nov)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses