KARIMUN | WARTA RAKYAT — Sepuluh kandidat calon pimpinan Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Karimun periode 2026–2031 memasuki tahapan krusial.
BAZNAS Republik Indonesia menggelar verifikasi faktual melalui wawancara luring di Ruang Rapat Cempaka Putih, Kantor Bupati Karimun, Senin 14 September 2026.
Tahapan ini merupakan tindak lanjut Surat Bupati Karimun Nomor B/400/2309/KESRA-SETDA/2026 tentang Pertimbangan Pengangkatan Pimpinan BAZNAS.
Sepuluh kandidat yang menjalani uji faktual tersebut yakni Jumadiah, Mhd Tolip, S.Ag, Siti Hawa, S.H.I., S.Pd.I., M.Pd, Arifwan, Asihadi, Sunardi, H. Jamzuri, Nurbit, Zulaekah, S.E., M.Pd.I., C.IMN, serta Drs. H. Anwar, M.Si., M.MP.
Dalam wawancara tersebut, kapasitas para kandidat diuji mulai dari integritas, pemahaman pengelolaan zakat, kemampuan manajerial hingga visi kepemimpinan untuk membawa BAZNAS Karimun lima tahun ke depan.
Lebih dari sekadar memilih pimpinan, proses ini menjadi momentum menentukan arah pengelolaan zakat di Karimun.
Pemerintah Kabupaten Karimun berharap zakat tidak berhenti sebagai bantuan sesaat, tetapi ditransformasikan menjadi program pemberdayaan yang produktif dan berkelanjutan.
Di bawah kepemimpinan Bupati Karimun, Ing Iskandarsyah, BAZNAS diharapkan mampu tampil sebagai kekuatan strategis dalam memutus rantai kemiskinan, meningkatkan kesejahteraan, dan membangun kemandirian ekonomi umat di Bumi Berazam.
Pimpinan BAZNAS RI Bidang Riset, Pengembangan, Perencanaan, dan Inovasi sekaligus Pembina Wilayah Kepulauan Riau, H. Syarifuddin, turut mengawal proses seleksi bersama jajaran FKPD/OPD dan Kepala Kantor Kementerian Agama.
BAZNAS RI menekankan pentingnya sinergi dengan pemerintah daerah. Sebagai lembaga pemerintah nonstruktural, BAZNAS dituntut mampu menjadi mitra strategis pemerintah dalam memperkuat pembangunan dan kesejahteraan masyarakat.
Kini, dari 10 kandidat tersebut akan disaring figur yang dinilai paling siap mengemban amanah.
Pertaruhannya bukan sekadar kursi kepemimpinan, tetapi seberapa besar potensi zakat mampu diubah menjadi kekuatan nyata untuk melawan kemiskinan di Karimun. (Nov)






