KARIMUN | WARTA RAKYAT — Di tengah semangat peringatan Hari Pramuka ke-65, Wakil Ketua I DPRD Kabupaten Karimun dari Partai Gerindra, Satria, menyerukan pentingnya memperkuat karakter generasi muda sebagai benteng menghadapi ancaman narkotika.
Pesan tersebut disampaikannya usai menghadiri upacara penutupan Kemah Besar Kwartir Cabang (Kwarcab) Gerakan Pramuka Kabupaten Karimun di Lapangan Bola Beram, Kelurahan Alai, Kecamatan Ungar, Sabtu (12/9/2026).
Satria menilai momentum Hari Pramuka harus dimaknai lebih dalam, khususnya dengan menghidupkan nilai-nilai yang terkandung dalam Dasa Darma Pramuka dalam kehidupan sehari-hari.
“Harapan saya di Hari Ulang Tahun Pramuka ini, anak-anak muda betul-betul memaknai apa itu isi dari Dasa Darma,” ujarnya.
Ia menyoroti pesan Bupati Karimun sekaligus Ketua Majelis Pembimbing Cabang (Kamabicab) Gerakan Pramuka Kabupaten Karimun, Ing Iskandarsyah, terkait kerawanan Karimun terhadap arus masuk narkoba.
Menurut Satria, kondisi tersebut harus menjadi perhatian bersama karena generasi muda merupakan salah satu kelompok yang rentan menjadi sasaran penyalahgunaan narkotika.
“Apalagi yang disampaikan oleh Bupati tadi, Kabupaten Karimun ini rawan dari arus lalu lintas masuknya narkoba. Kita ketahui bersama, sasaran utama narkoba itu adalah generasi muda,” tegasnya.
Karena itu, ia mengajak generasi muda Karimun memperkuat pertahanan diri dari berbagai pengaruh negatif, termasuk penyalahgunaan narkotika.
“Saya harap khususnya bagi generasi muda bisa lebih membentengi diri dari pengaruh-pengaruh sosial, dari pengaruh narkotika,” katanya.
Satria menilai Gerakan Pramuka memiliki posisi strategis dalam membentuk pribadi yang disiplin, mandiri, berakhlak serta memiliki ketahanan diri.
Nilai-nilai tersebut dinilai penting sebagai modal generasi muda menghadapi berbagai tantangan sosial.
Kemah Besar HUT Pramuka ke-65 pun diharapkan tidak berhenti sebagai seremoni.
Kebersamaan, keterampilan, kemandirian dan nilai Dasa Darma yang diperoleh selama kegiatan harus diterapkan di sekolah, keluarga dan lingkungan masyarakat.
Upacara penutupan Kemah Besar tersebut ditutup oleh Bupati Karimun Ing Iskandarsyah.
Turut hadir Wakil Bupati Karimun sekaligus Ketua Kwarcab Gerakan Pramuka Kabupaten Karimun, Rocky Marciano Bawole, bersama jajaran pengurus dan peserta.
Bagi Satria, membangun generasi muda yang tangguh bukan hanya tentang menyiapkan penerus pembangunan, tetapi juga memastikan mereka memiliki karakter dan ketahanan diri untuk menolak segala bentuk pengaruh yang dapat merusak masa depan.
“Di sinilah Pramuka memiliki peran penting, yakni menanamkan karakter sebelum tantangan zaman membentuk mereka,” tutupnya. (Nov)






