KARIMUN | WARTA RAKYAT — Kesibukan pelanggan tak lagi menjadi alasan untuk menunda pembayaran rekening air. Perumda Tirta Mulia Karimun memperluas kemudahan pembayaran melalui berbagai kanal digital, mulai dari BCA Mobile, BRImo, DANA, Tokopedia, Gojek hingga Shopee.
Langkah tersebut menjadi bagian dari upaya perusahaan membangun layanan yang semakin adaptif terhadap kebutuhan masyarakat.
Pelanggan tidak perlu datang langsung ke kantor Perumda Tirta Mulia Karimun karena kewajiban pembayaran rekening air dapat diselesaikan dari mana saja melalui perangkat telepon seluler.
Direktur Perumda Tirta Mulia Karimun, Ferry Kurniawan, mengimbau seluruh pelanggan memanfaatkan fasilitas pembayaran digital tersebut, terutama bagi masyarakat yang memiliki keterbatasan waktu untuk datang langsung ke kantor pelayanan.
“Kami memahami aktivitas masyarakat semakin padat. Karena itu, kami menyediakan berbagai alternatif pembayaran agar pelanggan dapat membayar rekening air dengan lebih mudah, cepat, dan praktis tanpa harus datang ke kantor,” ujarnya, Rabu (26/8/2026).
Menurutnya, kemudahan pembayaran juga diharapkan dapat mendorong kepatuhan pelanggan sekaligus mengurangi potensi terjadinya tunggakan.
Pembayaran tepat waktu menjadi bagian penting dalam menjaga keberlangsungan pengelolaan dan pelayanan air bersih.
Pelanggan dapat melakukan pembayaran melalui sejumlah platform dengan langkah yang relatif sederhana:
BRImo
• Pilih menu Tagihan
• Pilih PDAM
• Pilih Pembayaran Baru
• Pilih wilayah Kabupaten Karimun
• Masukkan Kode Pelanggan
• Lanjutkan pembayaran
BCA Mobile
• Pilih M-Payment
• Pilih Tagihan, kemudian Air
• Pilih wilayah Kabupaten Karimun
• Masukkan Kode Pelanggan
• Lanjutkan pembayaran
Shopee
• Pilih Pulsa, Tagihan & Tiket
• Pilih Lihat Semua, kemudian PDAM
• Pilih wilayah Kabupaten Karimun
• Masukkan Kode Pelanggan
• Lanjutkan pembayaran
DANA
• Pilih Lihat Semua
• Pilih Tagihan, kemudian Air
• Pilih wilayah Kabupaten Karimun
• Masukkan Kode Pelanggan
• Lanjutkan pembayaran
Tokopedia
• Pilih Top Up dan Tagihan
• Pilih Air PDAM
• Pilih Cluster: Riau
• Pilih wilayah Kabupaten Karimun
• Masukkan Kode Pelanggan
• Lanjutkan pembayaran
Gojek
• Pilih menu Tagihan
• Pilih PDAM
• Pilih wilayah Kabupaten Karimun
• Masukkan Kode Pelanggan
• Lanjutkan pembayaran
Kemudahan pembayaran ini menjadi semakin penting menyusul rencana penertiban pelanggan dengan tunggakan rekening air lebih dari tiga bulan.
Perumda Tirta Mulia Karimun sebelumnya telah menyampaikan bahwa pemutusan sementara sambungan pelanggan dengan tunggakan di atas tiga bulan akan mulai dilakukan pada 1 September 2026.
Berdasarkan data perusahaan, terdapat lebih dari 324 sambungan rumah (SR) yang tercatat memiliki tunggakan di atas tiga bulan. Pelanggan tersebut tersebar di Pulau Karimun Besar, Kundur, Kundur Barat, dan Moro. Sementara total pelanggan Perumda Tirta Mulia Karimun saat ini mencapai sekitar 10.205 SR.
Ferry menegaskan, kebijakan penertiban tersebut bukan aturan baru. Ketentuan mengenai kewajiban pembayaran serta konsekuensi tunggakan telah disampaikan kepada pelanggan sejak awal pendaftaran.
“Kami berharap pelanggan tidak menunggu sampai terjadi pemutusan. Manfaatkan kanal pembayaran yang sudah tersedia dan lakukan pembayaran tepat waktu. Ini bukan hanya untuk memenuhi kewajiban pelanggan, tetapi juga untuk bersama-sama menjaga keberlanjutan pelayanan air bersih,” tegasnya.
Perusahaan juga mengingatkan, pelanggan yang telah mengalami pemutusan sementara dapat mengajukan penyambungan kembali setelah memenuhi ketentuan, termasuk melunasi seluruh tunggakan dan membayar biaya penyambungan kembali sesuai aturan.
Namun, apabila setelah pemutusan sementara pelanggan tidak melakukan penyambungan kembali hingga lebih dari enam bulan, sambungan dapat dikenakan pemutusan total, termasuk pencabutan instalasi sambungan air di rumah pelanggan sesuai ketentuan yang berlaku.
Bagi Perumda Tirta Mulia Karimun, digitalisasi pembayaran bukan sekadar soal kemudahan transaksi.
Lebih jauh, langkah tersebut menjadi bagian dari transformasi pelayanan publik, mendekatkan layanan kepada pelanggan sekaligus membangun budaya pembayaran yang tertib demi keberlanjutan air bersih di Karimun. (Nov)






