Muhammad Firdaus: Karimun Voice Talent Kidz Jadi Ruang Lahirkan Talenta Muda Berkelas

Anggota DPRD Kabupaten Karimun, Muhammad Firdaus, saat membuka Karimun Voice Talent Kidz 2026 di Nadira Cafe, Lubuk Semut, Selasa (25/8) malam. (Foto: Nov/WARTA RAKYAT)

KARIMUN | WARTA RAKYAT – Komitmen membuka ruang bagi tumbuhnya talenta muda di Kabupaten Karimun kembali mendapat panggung.

Anggota DPRD Kabupaten Karimun, Muhammad Firdaus, secara resmi membuka Karimun Voice Talent Kidz 2026 di Nadira Cafe, Lubuk Semut, Selasa (25/8) malam.

Bacaan Lainnya

Kompetisi tarik suara yang berlangsung pada 25–26 Agustus 2026 tersebut digelar dalam rangka memeriahkan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, sekaligus menjadi wadah bagi anak-anak Karimun untuk mengasah bakat, kreativitas dan keberanian tampil di hadapan publik.

Sebanyak 48 peserta, terdiri atas 24 putra dan 24 putri, ambil bagian dalam ajang yang diperuntukkan bagi anak usia 7 hingga 12 tahun tersebut. Peserta tidak hanya berasal dari Pulau Karimun Besar, tetapi juga dari Pulau Kundur.

Setiap peserta membawakan dua lagu, yakni satu lagu wajib nasional dan satu lagu pop bebas. Format tersebut menjadikan kompetisi bukan sekadar arena adu vokal, tetapi juga ruang pembelajaran untuk membangun kepercayaan diri, mental tampil, kreativitas serta sportivitas sejak usia dini.

Muhammad Firdaus mengatakan, Pemerintah Kabupaten Karimun menyambut positif penyelenggaraan Karimun Voice Talent Kidz 2026.

Menurutnya, kegiatan semacam ini penting karena memberikan ruang yang konkret bagi anak-anak daerah untuk mengenali sekaligus mengembangkan potensi yang mereka miliki.

“Atas nama Pemerintah Kabupaten Karimun, kami sangat menyambut baik kegiatan Karimun Voice Talent Kidz ini. Pak Bupati dan Pak Wakil Bupati Karimun sangat mendukung sekali kegiatan ini, karena dari sini kita berharap bisa melahirkan penyanyi-penyanyi hingga ke level yang lebih tinggi,” ujar Firdaus.

Ia menegaskan, anak-anak Karimun memiliki potensi yang besar dan membutuhkan ruang yang konsisten agar bakat tersebut dapat berkembang secara optimal.

Menurutnya, kompetisi seperti Karimun Voice Talent Kidz tidak boleh dipandang sebatas kegiatan hiburan. Lebih jauh, ajang tersebut merupakan bagian dari investasi pembangunan sumber daya manusia karena membentuk keberanian, disiplin, kreativitas dan mental positif generasi muda.

“Anak-anak Karimun punya bakat. Dengan adanya Karimun Voice Talent Kidz, generasi penerus kita diberikan ruang untuk berprestasi dan mengembangkan potensinya. Yang paling penting bukan hanya siapa yang menjadi juara, tetapi bagaimana mereka mendapatkan pengalaman, keberanian dan mental positif sejak usia dini,” katanya.

Firdaus berharap pengalaman yang diperoleh para peserta selama mengikuti kompetisi dapat menjadi bekal untuk melangkah ke panggung yang lebih besar.

Dari kompetisi tingkat daerah, bukan tidak mungkin lahir penyanyi muda yang mampu mengharumkan nama Karimun di tingkat regional, nasional hingga internasional.

Lebih dari itu, ia mengungkapkan bahwa DPRD Kabupaten Karimun bersama Pemerintah Kabupaten Karimun mendorong agar Karimun Voice Talent Kidz dapat menjadi agenda tahunan.

Langkah tersebut dinilai penting untuk memastikan ruang pengembangan bakat anak tersedia secara berkelanjutan, sekaligus membangun ekosistem kreatif yang mampu mengidentifikasi dan membina talenta-talenta muda sejak dini.

Karimun Voice Talent Kidz 2026 pada akhirnya tidak hanya menghadirkan kompetisi, tetapi membawa pesan lebih besar, yakni bahwa pembangunan generasi muda membutuhkan ruang untuk tampil, kesempatan untuk belajar dan keberanian untuk bermimpi.

Dari panggung anak-anak Karimun hari ini, talenta besar masa depan bisa saja tumbuh dan membawa nama daerah ke panggung yang lebih tinggi. (Nov)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses