Ing Iskandarsyah: Lestarikan Syariful Anam, Rawat Jati Diri Melayu-Islam dan Perkuat Masa Depan Karimun

Bupati Karimun, Ing Iskandarsyah, dalam acara Syariful Anam dan cukur rambut di Masjid Jami Nurul Yaqin, Desa Parit, Kecamatan Selat Gelam, Kabupaten Karimun, Selasa (25/8/2026). Foto: Diakominfo/WARTA RAKYAT

KARIMUN | WARTA RAKYAT – Di tengah arus perubahan zaman, masyarakat Kabupaten Karimun terus menjaga tradisi yang menjadi bagian penting dari identitas Melayu-Islam.

Salah satunya melalui Syariful Anam, tradisi keagamaan yang diwariskan lintas generasi dan hingga kini tetap hidup di tengah masyarakat.

Bacaan Lainnya

Tradisi tersebut kembali digelar dalam rangkaian Syariful Anam dan cukur rambut di Masjid Jami Nurul Yaqin, Desa Parit, Kecamatan Selat Gelam, Kabupaten Karimun, Selasa (25/8/2026).

Syariful Anam bukan sekadar ritual keagamaan. Di dalamnya melekat nilai spiritual, kebersamaan, gotong royong serta penghormatan terhadap warisan budaya Melayu yang berakar kuat pada ajaran Islam.

Tradisi ini juga telah ditetapkan sebagai Warisan Budaya Tak Benda (WBTB) Indonesia sejak 2018, menandai pentingnya keberadaannya sebagai bagian dari kekayaan budaya nasional.

Bagi masyarakat, prosesi tersebut menjadi momentum untuk memanjatkan doa dan memohon keberkahan bagi anak-anak yang menjalani prosesi, sekaligus mempererat silaturahmi antarwarga.

Dalam praktiknya, Syariful Anam juga kerap dilaksanakan beriringan dengan peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW.

Bupati Karimun, Ing Iskandarsyah, menilai pelestarian tradisi seperti Syariful Anam memiliki arti strategis, bukan hanya dalam menjaga jati diri daerah, tetapi juga dalam membangun kohesi sosial sebagai kekuatan pembangunan.

Menurutnya, kemajuan Karimun harus berjalan beriringan dengan kemampuan masyarakat menjaga nilai budaya, persatuan dan semangat kebersamaan.

“Budaya adalah identitas. Kita ingin tradisi yang sudah diwariskan para pendahulu ini tetap hidup dan dikenalkan kepada generasi berikutnya. Tetapi yang lebih penting, nilai kebersamaan dan persaudaraan yang terkandung di dalamnya harus terus kita jaga,” ujar Ing Iskandarsyah.

Pada kesempatan itu, Bupati juga menegaskan komitmen Pemerintah Kabupaten Karimun untuk terus menggali dan mengoptimalkan berbagai potensi daerah sebagai bagian dari upaya meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD).

Ia menekankan, peningkatan PAD tidak semata-mata berbicara mengenai penerimaan daerah, tetapi harus diarahkan untuk memperkuat kapasitas pembangunan dan pada akhirnya memberikan manfaat nyata bagi kesejahteraan masyarakat.

“Potensi yang kita miliki harus kita kelola dengan baik. Kita akan terus berupaya meningkatkan PAD Kabupaten Karimun, sehingga kemampuan fiskal daerah semakin kuat dan pembangunan dapat memberikan manfaat yang lebih besar bagi masyarakat,” tegasnya.

Di hadapan masyarakat, Ing Iskandarsyah juga mengajak seluruh elemen untuk mempertahankan kekompakan, persatuan serta kondusivitas daerah.

Menurutnya, stabilitas keamanan merupakan fondasi penting bagi keberlanjutan pembangunan sekaligus daya tarik bagi masuknya investasi.

“Keamanan dan kondusivitas daerah adalah tanggung jawab kita bersama. Kalau masyarakat kompak, bersatu dan daerah kita aman, maka kepercayaan terhadap Karimun akan semakin kuat. Kondisi ini tentu menjadi modal penting untuk menarik investor datang dan berinvestasi di Karimun,” katanya.

Pesan tersebut menegaskan bahwa pembangunan daerah tidak hanya bertumpu pada kebijakan pemerintah, tetapi membutuhkan partisipasi masyarakat dalam menciptakan lingkungan sosial yang harmonis, aman dan produktif.

Di Desa Parit, tradisi Syariful Anam akhirnya tidak sekadar menjadi ritual yang diwariskan dari masa lalu.

Ia menjadi simbol bahwa akar budaya, kekuatan agama, persatuan masyarakat dan agenda pembangunan dapat berjalan dalam satu napas menjaga jati diri Karimun sekaligus menatap masa depan dengan optimisme. (Nov)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses