Wabup Karimun Rocky Jemput Aspirasi Warga Darussalam, Revitalisasi Fasum dan Jembatan Penghubung Jadi Prioritas

Kunjungan lapangan Wakil Bupati Karimun, Rocky Marciano Bawole, didampingi Kepala Dinas PUPR Karimun, Ir Raja Machrizal,ke Kelurahan Darussalam, Kecamatan Meral Barat, Kamis (6/8/2026). (Foto: Nov)

KARIMUN | WARTA RAKYAT – Komitmen Pemerintah Kabupaten Karimun untuk memastikan pembangunan benar-benar menjawab kebutuhan masyarakat kembali ditunjukkan melalui kunjungan lapangan Wakil Bupati Karimun, Rocky Marciano Bawole, ke Kelurahan Darussalam, Kecamatan Meral Barat, Kamis (6/8/2026).

Didampingi Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Karimun, Ir Raja Machrizal, Wakil Bupati meninjau langsung kondisi bangunan fasilitas umum (fasum) yang terbengkalai serta akses jalan dan jembatan penghubung antar-RT yang mengalami kerusakan.

Bacaan Lainnya

Peninjauan tersebut bukan sekadar melihat kondisi fisik infrastruktur, tetapi juga menjadi ruang dialog antara pemerintah dan masyarakat untuk mendengar secara langsung berbagai kebutuhan yang selama ini menjadi harapan warga.

Dalam pertemuan tersebut, masyarakat menyampaikan keinginan agar bangunan fasum yang saat ini tidak lagi berfungsi dapat direvitalisasi sehingga kembali menjadi pusat kegiatan warga, khususnya untuk aktivitas kaum ibu, pertemuan masyarakat, hingga pelayanan Posyandu RW 01 Kelurahan Darussalam.

Selain itu, warga juga mengusulkan pembangunan akses jalan beserta jembatan permanen yang menghubungkan antar-RT. Selama ini masyarakat masih menggunakan jembatan kayu sederhana yang dinilai sudah tidak layak dan berpotensi membahayakan keselamatan pengguna, terutama anak-anak dan lansia.

Keberadaan akses penghubung tersebut dinilai sangat penting karena akan memangkas waktu tempuh masyarakat dalam menjalankan aktivitas sehari-hari tanpa harus memutar melalui jalur yang lebih jauh.

Wakil Bupati Karimun, Rocky Marciano Bawole, menegaskan bahwa setiap aspirasi masyarakat yang disampaikan akan menjadi perhatian serius Pemerintah Kabupaten Karimun. Menurutnya, pembangunan harus dimulai dari kebutuhan riil masyarakat dan memberikan manfaat langsung bagi kehidupan warga.

“Kami datang bukan hanya untuk melihat kondisi di lapangan, tetapi juga mendengar langsung apa yang menjadi kebutuhan masyarakat. Aspirasi mengenai revitalisasi fasilitas umum dan pembangunan akses jalan serta jembatan ini akan kami tindak lanjuti bersama perangkat daerah terkait. Pemerintah daerah ingin memastikan setiap pembangunan benar-benar memberikan manfaat bagi masyarakat dan meningkatkan kualitas hidup warga,” ujarnya.

Ia menambahkan, keberadaan fasilitas umum yang representatif serta infrastruktur penghubung yang aman merupakan bagian penting dalam mendukung aktivitas sosial, pelayanan kesehatan masyarakat, dan pertumbuhan ekonomi di tingkat lingkungan.

Sementara itu, Kepala Dinas PUPR Karimun, Ir. Raja Machrizal, mengatakan pihaknya akan segera melakukan kajian teknis terhadap kondisi bangunan maupun infrastruktur yang ditinjau agar dapat disusun langkah penanganan sesuai tingkat prioritas dan kemampuan anggaran daerah.

“Kami akan melakukan pendataan dan kajian teknis secara menyeluruh terhadap kondisi bangunan fasum, jalan, maupun jembatan yang diusulkan masyarakat. Dari hasil kajian tersebut akan ditentukan bentuk penanganan yang paling tepat, baik melalui revitalisasi maupun pembangunan baru sesuai dengan standar teknis dan kebutuhan masyarakat,” jelasnya.

Ia menegaskan bahwa aspek keselamatan masyarakat menjadi perhatian utama, terutama terhadap akses jembatan kayu yang saat ini digunakan warga setiap hari.

Menurutnya, Dinas PUPR akan mengutamakan pembangunan infrastruktur yang aman, kokoh, dan memiliki manfaat jangka panjang bagi masyarakat.

Kunjungan lapangan tersebut mendapat apresiasi dari masyarakat karena dinilai menunjukkan kepedulian pemerintah daerah dalam merespons persoalan yang dihadapi warga secara langsung.

Warga berharap hasil peninjauan tersebut dapat segera ditindaklanjuti sehingga revitalisasi fasilitas umum dan pembangunan jalan serta jembatan penghubung dapat segera direalisasikan.

Dengan pendekatan yang mengedepankan dialog dan kehadiran langsung di tengah masyarakat, Pemkab Karimun terus memperkuat komitmennya dalam mewujudkan pembangunan yang inklusif, tepat sasaran, dan berpihak pada kepentingan masyarakat. (Nov)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses