Endot FC Bungkam Boruto FC Lewat Adu Penalti, Bupati Karimun Tutup GP Ansor Cup I 2026

Bupati Karimun, Ing Iskandarsyah menyerahkan piala kepada tim Endot FC yang keluar sebagai juara I GP Ansor Pemda Karimun Cup 2026 di Stadion Badang Perkasa, Minggu (20/9/2026) sore. (FOTO: Nov/WARTA RAKYAT)

KARIMUN | WARTA RAKYAT — Drama menegangkan tersaji pada partai puncak GP Ansor Pemda Karimun Cup I 2026.

Setelah bermain imbang 2-2 hingga peluit panjang babak kedua, Endot FC akhirnya memastikan gelar juara melalui drama adu penalti dengan menaklukkan Boruto FC 4-3.

Bacaan Lainnya

Pertandingan final yang berlangsung pada Minggu (20/9/2026) sore itu menjadi magnet bagi ribuan penonton.

Duel Endot FC kontra Boruto FC berlangsung dalam tensi tinggi sejak menit awal dan menyajikan pertarungan terbuka yang membuat atmosfer lapangan semakin panas.

Kedua kesebelasan sama-sama tampil agresif. Hingga turun minum, papan skor menunjukkan kedudukan 2-2.

Memasuki babak kedua, jual beli serangan terus terjadi, namun tidak ada gol tambahan yang tercipta. Skor 2-2 bertahan hingga pertandingan berakhir.

Dalam drama adu penalti, Endot FC tampil lebih tenang dan akhirnya menang 4-3 atas Boruto FC. Kemenangan tersebut sekaligus mengantarkan Endot FC keluar sebagai kampiun pada gelaran perdana GP Ansor Pemda Karimun Cup I 2026.

Partai final sekaligus menjadi penutup rangkaian turnamen yang berlangsung secara marathon selama hampir 30 hari. Sebanyak 49 tim terbaik dari berbagai wilayah di Kabupaten Karimun ambil bagian dalam kompetisi tersebut.

Penutupan turnamen dilakukan langsung oleh Bupati Karimun, Ing Iskandarsyah, yang hadir menyaksikan sengitnya laga pamungkas bersama Wakil Bupati Karimun Rocky M Bawole, Anggota DPRD Karimun Muhammad Firdaus, unsur FKPD, pimpinan OPD, Ketua PCNU Fery Budiaji, serta sejumlah pimpinan organisasi.

Di hadapan para pemain dan ribuan penonton, Bupati Ing Iskandarsyah menyampaikan apresiasi atas suksesnya penyelenggaraan turnamen tersebut.

“Apresiasi yang setinggi-tingginya atas terselenggaranya turnamen GP Ansor Pemda Karimun Cup I. Tadi saya lihat anak-anak juga senang dan dapat menikmati permainan ini. Mudah-mudahan ke depan kita dapat terus menyelenggarakannya lagi,” ujar Ing Iskandarsyah.

Menurutnya, keberhasilan turnamen bukan hanya terletak pada kompetisi di lapangan, tetapi juga pada semangat kebersamaan yang terbangun selama hampir satu bulan penyelenggaraan.

Bupati juga menyampaikan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah terlibat, mulai dari PCNU, aparat keamanan, wasit, tim medis, official, pemain hingga seluruh kesebelasan peserta.

“Kami ucapkan terima kasih kepada PCNU, pihak aparat, para wasit, tim medis, para official, seluruh pemain, serta kesebelasan yang ikut bertanding dalam turnamen ini,” katanya.

Ing Iskandarsyah bahkan membuka peluang agar turnamen serupa dikembangkan dengan skala yang lebih besar pada masa mendatang. Ia menilai kompetisi olahraga dapat memberikan efek berantai terhadap aktivitas ekonomi daerah.

“Kami yakin insyaallah ke depan kita rancang lebih baik lagi, mungkin dengan hadiah yang lebih besar lagi biar banyak orang yang bisa bermain di Karimun, UMKM meningkat, semuanya meningkat, hotel dan sebagainya,” ungkapnya.

Ia berharap peningkatan skala dan hadiah turnamen nantinya mampu menarik lebih banyak peserta dari luar Karimun, termasuk dari kabupaten lain di Riau maupun Kepulauan Riau.

“Saya pikir kalau hadiahnya besar ke depan, banyak yang berminat. Mungkin teman-teman dari kabupaten yang lain, baik dari Riau maupun kabupaten yang ada di Kepulauan Riau, bisa ikut bertanding bersama kita,” tuturnya.

Selain menghadirkan persaingan 49 tim, panitia juga menyiapkan total dana pembinaan sebesar Rp67 juta.

Rinciannya, juara pertama mendapatkan Rp30 juta, juara kedua Rp15 juta, juara ketiga Rp7 juta, dan juara keempat Rp3 juta.

Dengan drama adu penalti sebagai penutup, GP Ansor Pemda Karimun Cup I 2026 resmi berakhir.

Endot FC menjadi tim terakhir yang tersenyum di tengah lapangan, sementara ketegangan, sorak ribuan penonton, dan eksekusi dari titik putih menjadi adegan pamungkas yang menutup turnamen perdana tersebut. (Nov)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses