KARIMUN | WARTA RAKYAT — Peluit panjang GP Ansor Pemda Karimun Cup I 2026 baru saja berbunyi, tetapi GP Ansor Kabupaten Karimun sudah menyiapkan target lebih besar.
Ketua Pimpinan Cabang (PC) Gerakan Pemuda (GP) Ansor Kabupaten Karimun, Yusriadi, mengungkapkan rencana menggelar kembali turnamen sepak bola pada 2027 dengan peningkatan hadiah juara pertama hingga Rp100 juta.
Jika terealisasi, angka tersebut akan menjadi salah satu daya tarik utama turnamen sepak bola yang dirancang GP Ansor Karimun untuk tahun depan.
“Rencana untuk selanjutnya mungkin kita di 2027 nanti akan menggelar acara turnamen bola juga yang didukung oleh Pak Bupati, di mana kemungkinan hadiah untuk juara 1 akan kita tingkatkan menjadi Rp100.000.000,” ujar Yusriadi.
Ia mengatakan, peningkatan hadiah tersebut diharapkan mampu membawa turnamen GP Ansor Karimun ke level yang lebih tinggi sekaligus menarik minat tim-tim dari berbagai daerah di Kepulauan Riau.
“Turnamen ini nantinya akan menjadi turnamen yang bergengsi di Kepri, karena di Kepri belum pernah sejarahnya ada hadiah juara 1 sebesar Rp100 juta,” katanya.
Menurut Yusriadi, rencana tersebut telah dibicarakan bersama Bupati Karimun Ing Iskandarsyah.
Dukungan kepala daerah menjadi bagian penting dalam upaya GP Ansor Karimun mengembangkan kompetisi sepak bola dengan skala yang lebih besar.
“Insyaallah kita doakan, tadi saya sudah bicara dengan Pak Bupati dan beliau menyatakan siap mendukung. Mudah-mudahan itu dapat berjalan lancar di tahun 2027,” ucapnya.
Pernyataan tersebut menjadi sinyal bahwa GP Ansor Pemda Karimun Cup tidak berhenti sebagai kompetisi perdana.
Gelaran 2026 diproyeksikan menjadi pijakan menuju turnamen yang lebih besar, lebih kompetitif, dan memiliki daya tarik lintas daerah.
Sebelumnya, GP Ansor Pemda Karimun Cup I 2026 telah berlangsung sekitar 30 hari di Stadion Badang Perkasa.
Sebanyak 49 tim ambil bagian dalam kompetisi tersebut dengan total dana pembinaan mencapai Rp67 juta.
Partai final yang disaksikan ribuan penonton mempertemukan Endot FC kontra Boruto FC. Pertandingan berlangsung sengit dan berakhir dengan skor 2-2 hingga waktu normal.
Drama kemudian berlanjut ke titik putih.
Endot FC akhirnya keluar sebagai juara setelah memenangkan adu penalti dengan skor 4-3 atas Boruto FC.
Turnamen tersebut secara resmi ditutup oleh Bupati Karimun, Ing Iskandarsyah, pada Minggu (20/9/2026) sore.
Sejumlah pejabat dan tokoh turut hadir menyaksikan partai puncak, di antaranya Wakil Bupati Karimun Rocky M Bawole, Anggota DPRD Karimun Muhammad Firdaus, unsur FKPD, pimpinan OPD, Ketua PCNU Fery Budiaji, serta sejumlah pimpinan organisasi.
Menutup rangkaian kompetisi, Yusriadi menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah memberikan dukungan sejak turnamen bergulir hingga partai final.
“Saya pun mengucapkan terima kasih kepada Pak Bupati, Pak Wakil Bupati, dan sahabat-sahabat lain yang telah mendukung kegiatan ini. Semoga kita semua diberikan keberkahan, kesehatan bagi Pak Bupati, Pak Wakil, sahabat-sahabat yang ikut support di acara ini, panitia, Ansor Banser, serta pihak-pihak lain yang tidak bisa disebutkan satu per satu,” tuturnya.
Kini, setelah Endot FC mengangkat trofi perdana, GP Ansor Karimun mulai mengarahkan pandangan ke musim berikutnya.
Targetnya jelas, kompetisi lebih besar, peserta lebih luas, dan hadiah juara pertama Rp100 juta pada 2027. (Nov)






