Cetak 33 Sarjana Baru, STIT Mumtaz Karimun Tegaskan Komitmen Sinergi Dalam Pembangunan Daerah

Cetak 33 Sarjana Baru, STIT Mumtaz Karimun Tegaskan Komitmen Sinergi Dalam Pembangunan Daerah. FOTO: Nov

KARIMUN | WARTA RAKYAT – Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah (STIT) Mumtaz Karimun resmi melepas 33 wisudawan dalam Sidang Senat Terbuka Wisuda Sarjana (S-1) Program Studi Manajemen Islam Angkatan VII Tahun Akademik 2025/2026.

Acara yang berlangsung khidmat tersebut digelar di Gedung Nasional, Kabupaten Karimun, Sabtu (11/7/2026).

Bacaan Lainnya

Prosesi wisuda dihadiri oleh Wakil Bupati Karimun Rocky Marciano Bawole, Ketua Umum DPP Hidayatullah K.H. Naspi Arsyad, Sekretaris Daerah Kabupaten Karimun Dr. Sularno, Ketua Lembaga Adat Melayu (LAM) Kabupaten Karimun Datuk Wira Setia Utama Dr. Muhammad Firmansyah, serta Ketua Badan Pembina Yayasan Hidayatullah Batam Dr. Khairul Amri.

Ketua STIT Mumtaz Karimun, Dr. H. Sumarno, mengungkapkan rasa syukur yang mendalam atas keberhasilan para mahasiswa menuntaskan pendidikan selama empat tahun.

Ia menekankan bahwa wisuda tahun ini mengusung tema “Dari Batas Negeri, STIT Mumtaz Bersinergi”.

“Tema ini mengisyaratkan bahwa civitas akademika STIT Mumtaz, dengan segala dinamikanya, harus terus bersinergi dengan berbagai pihak. Hal ini penting agar peran yang kita ambil dapat memberikan manfaat nyata dalam berbagai bidang kehidupan,” ujar Dr. H. Sumarno.

Lebih lanjut, Dr. H. Sumarno memaparkan bahwa sebagian besar wisudawan saat ini telah aktif berkontribusi di berbagai sektor, mulai dari bidang pendidikan, dakwah, sosial, hingga ekonomi.

Ia juga menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Kabupaten Karimun atas perhatian tinggi terhadap pendidikan tinggi selama dua tahun terakhir.

“Alhamdulillah, tahun lalu kami mendapatkan 20 beasiswa bagi mahasiswa, dan tahun ini meningkat 100% menjadi 40 lebih mahasiswa penerima beasiswa. Kami berharap dukungan ini terus berlanjut karena seiring dengan naiknya kualitas, dampaknya bagi daerah akan semakin besar,” tambahnya.

Dr. H. Sumarno juga menekankan pentingnya kolaborasi antarperguruan tinggi di Bumi Berazam.

Ia berharap STIT Mumtaz dapat terus bersinergi dengan STIT Cakrawala dan UKA sebagai “saudara tua” dalam menciptakan dua azam utama bagi kemajuan daerah.

“Kita berharap dari sinergi ketiga perguruan tinggi ini, dapat memberikan sumbangan konkret bagi Bumi Berazam melalui dua azam utama, yaitu peningkatan iman dan takwa, serta peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM),” pungkas Dr. H. Sumarno. [Nov]

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses