TANJUNGPINANG – Universitas Maritim Raja Ali Haji (UMRAH) resmi meluncurkan program strategis bertajuk 1.000 IMPACTed Star (Satu Kampus, Seribu Bintang, 1.000 Aksi Inovasi), Jumat (6/2/2026). Program ini menjadi tonggak awal keberlanjutan roadmap besar UMRAH menuju ambisi Juara Umum PIMNAS pada tahun 2032 mendatang.
Peluncuran yang berlangsung di Auditorium Kampus UMRAH Dompak ini dihadiri oleh ratusan mahasiswa lintas fakultas. Program yang digawangi oleh Biro Akademik, Kemahasiswaan, Alumni, dan Kerja Sama (BAPKK) serta Tim Taskforce PKM UMRAH ini, bertujuan meningkatkan kualitas serta kuantitas proposal mahasiswa agar mampu bersaing di level nasional melalui Program Kreativitas Mahasiswa (PKM).
Wakil Rektor UMRAH Bidang Kemahasiswaan, Alumni, dan Kerja Sama, Dr. Suryadi, S.P., S.H., M.H., menekankan bahwa kekuatan inovasi mahasiswa harus berakar pada kepekaan sosial.
“Sesuai dengan tagline kampus berdampak, ide dan gagasan mahasiswa harus memberi solusi nyata bagi problematika di sekitarnya. Angka 1.000 adalah target minimal partisipasi, dan kami optimis keterlibatan mahasiswa bisa melampaui angka tersebut,” ujar Dr. Suryadi.
Rektor UMRAH, Prof. Dr. Agung Dhamar Syakti, S.Pi., DEA, yang membuka secara resmi program ini, menegaskan pentingnya membangun ekosistem PKM yang terstruktur. Dalam sambutannya, ia memaparkan tiga fase utama menuju Juara Umum PIMNAS 2032.
Roadmap Strategis UMRAH 2026–2032:
Fase Penguatan (2026–2029): Fokus pada integrasi PKM ke dalam kurikulum melalui rekognisi SKS, pembentukan Pusat PKM, serta sistem insentif bagi dosen pendamping. UMRAH menargetkan lonjakan proposal hingga 4 kali lipat dengan dukungan klinik proposal dan reviewer internal bersertifikat.
Fase Spesialisasi Maritim: Membangun bank ide berbasis potensi kelautan dan ekonomi biru sebagai ciri khas riset UMRAH yang berdaya saing tinggi.
Fase Eskalasi & Konsolidasi (2030–2032): Tahap penguatan inovasi klaster maritim dan pendampingan profesional intensif melalui Bootcamp PIMNAS bagi para finalis nasional.
“Kita wajib mendorong mahasiswa untuk berinovasi. PKM adalah agenda besar nasional, dan UMRAH berkomitmen menyiapkan mahasiswa secara serius agar mampu meraih skor tertinggi nasional secara konsisten,” tegas Prof. Agung.
Melalui program 1.000 IMPACTed Star, UMRAH tidak hanya menargetkan prestasi, tetapi juga memastikan lahirnya talenta nasional yang mampu memberikan dampak nyata bagi pembangunan sektor kemaritiman di Indonesia.
Acara ditutup dengan pemaparan kebijakan PKM 2026 oleh Tim Taskforce, yang meliputi pengenalan panduan penyusunan proposal berkualitas serta diskusi interaktif bersama mahasiswa.





