KARIMUN | WARTA RAKYAT — Pemerintah Kabupaten Karimun menyatakan dukungan penuh terhadap rencana pembangunan Balai Pemasyarakatan (Bapas) Kelas II Tanjung Balai Karimun untuk memperluas jangkauan pelayanan pembimbingan dan pengawasan klien pemasyarakatan hingga wilayah kepulauan.
Komitmen tersebut ditegaskan Bupati Karimun, Ing Iskandarsyah, saat menerima kunjungan Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Kepulauan Riau, M. Pithra Jaya Saragih, Kamis (29/10/2026).
Pertemuan itu membahas tindak lanjut kerja sama antara Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan dengan Pemkab Karimun terkait rencana pembangunan Bapas mandiri di Karimun.
Selama ini, pelayanan pemasyarakatan bagi wilayah Karimun masih berada dalam cakupan Bapas Kelas II Batam.
Kehadiran Bapas tersendiri di Karimun diharapkan memangkas kendala geografis sekaligus mendekatkan layanan pembimbingan, pengawasan, dan reintegrasi sosial kepada masyarakat di pulau-pulau.
“Pemerintah Daerah Kabupaten Karimun siap bersinergi dan memberikan dukungan penuh atas inisiatif pembangunan Bapas Kelas II Tanjung Balai Karimun ini,” tegas Ing Iskandarsyah.
Menurutnya, karakteristik geografis Karimun yang terdiri atas banyak pulau membutuhkan pelayanan publik yang lebih dekat, cepat, dan mudah dijangkau.
Sementara, Kakanwil Ditjenpas Kepri, M. Pithra Jaya Saragih, mengapresiasi komitmen pemerintah daerah dalam mendukung rencana tersebut.
Kolaborasi lintas instansi diharapkan memperkuat pembinaan klien pemasyarakatan agar mampu kembali ke masyarakat dan berkontribusi secara positif.
Pembangunan Bapas di Karimun diharapkan melengkapi fasilitas pemasyarakatan yang telah beroperasi di Batam dan Tanjungpinang.
Namun, realisasi pembangunan dan kesiapan operasionalnya tetap menjadi tahapan penting agar manfaat pelayanan yang lebih dekat dapat segera dirasakan masyarakat.
Bagi Karimun, kehadiran Bapas mandiri bukan sekadar penambahan fasilitas kelembagaan, melainkan langkah strategis untuk memperluas akses pelayanan negara hingga wilayah kepulauan. (Nov)






