KARIMUN | WARTA RAKYAT — Peringatan HUT ke-81 TNI di Kabupaten Karimun tak sekadar diwarnai seremoni. Pesan pengabdian justru diterjemahkan melalui aksi nyata di tengah masyarakat.
Sekitar 120 personel gabungan turun langsung membersihkan kawasan Pasar Puan Maimun, Jalan Ahmad Yani, Kelurahan Sungai Lakam Timur, Kecamatan Karimun, Selasa (15/9/2026).
Aksi tersebut merupakan bagian dari Gerakan TNI Peduli Sampah dalam rangkaian menyambut HUT ke-81 TNI. Personel Kodim 0317/TBK bersama Lanal TBK, Polres Karimun, Bakamla TBK, Brimob Kompi 2 Yon A Pelopor, pemerintah daerah hingga pengelola pasar bergerak bersama membersihkan salah satu kawasan publik yang menjadi pusat aktivitas masyarakat.
Usai apel pembukaan, personel gabungan langsung membagi sektor. Mereka menyisir kawasan pasar, mengumpulkan sampah yang berserakan hingga mengangkutnya ke lokasi pembuangan.
Bagi TNI, aksi tersebut bukan semata kegiatan kebersihan. Lebih dari itu, gerakan tersebut menjadi pesan bahwa kepedulian terhadap lingkungan merupakan tanggung jawab bersama dan membutuhkan keterlibatan seluruh elemen masyarakat.
Kasdim 0317/TBK, Mayor Inf Istain Tamimi, mengatakan pemilihan kawasan pasar sebagai lokasi kegiatan sengaja dilakukan agar manfaat aksi sosial tersebut dapat dirasakan secara langsung oleh masyarakat.
“Kerja bakti yang kita laksanakan hari ini bukan sekadar aksi bersih-bersih lingkungan, melainkan sebuah simbol nyata dari gotong royong dan kebersamaan yang terus kita rawat,” katanya.
Menurutnya, kebersihan pasar memiliki keterkaitan langsung dengan kenyamanan sekaligus kesehatan masyarakat. Karena itu, persoalan lingkungan tidak semestinya dibebankan hanya kepada pemerintah maupun pengelola kawasan.
“Menjaga kebersihan, keasrian dan kesehatan lingkungan di wilayah ini adalah tanggung jawab kita bersama,” tegas Istain.
Yang menarik, gerakan tersebut menjadi potret kuatnya kolaborasi lintas instansi di Karimun.
TNI, Polri, pemerintah daerah, unsur keamanan laut, Brimob hingga pengelola pasar melebur dalam satu kegiatan. Tidak ada sekat kelembagaan ketika persoalan yang dihadapi menyangkut kepentingan masyarakat luas.
Istain menyebut keterlibatan berbagai unsur tersebut sekaligus menunjukkan bahwa semangat gotong royong di Kabupaten Karimun masih terjaga.
“Kehadiran kita semua adalah bukti bahwa semangat gotong royong di Karimun masih sangat kental dan terjaga dengan baik,” ujarnya.
Lebih jauh, ia menilai gerakan peduli lingkungan memiliki makna strategis. Lingkungan yang bersih bukan hanya menciptakan kawasan publik yang nyaman, tetapi juga menjadi bagian dari upaya membangun masyarakat yang sehat.
“Lingkungan yang bersih akan menciptakan masyarakat yang sehat dan masyarakat yang sehat adalah pondasi utama dari pertahanan negara yang kuat,” ungkapnya.
Seluruh rangkaian kegiatan, mulai dari apel, pembagian sektor, pembersihan kawasan hingga pengangkutan sampah, rampung sekitar pukul 10.00 WIB dalam keadaan aman dan kondusif.
Gerakan TNI Peduli Sampah tersebut menjadi bagian dari rangkaian peringatan HUT ke-81 TNI di Kabupaten Karimun.
Di balik aksi mengangkat dan mengangkut sampah, terselip pesan yang jauh lebih besar, yakni kemanunggalan TNI dengan rakyat tidak hanya dibangun melalui tugas pertahanan, tetapi juga melalui kepedulian dan kerja nyata yang menyentuh langsung kehidupan masyarakat. (Nov)





