Bupati Karimun: Jadi PNS Bukan untuk Sombong, Tapi untuk Mengabdi

Pengambilan sumpah PNS Formasi Tahun 2024 dan pelantikan jabatan fungsional di lingkungan Pemerintah Kabupaten Karimun, di Gedung Serbaguna Komplek Kantor Bupati Karimun, Senin (31/8/2026). FOTO: Diskominfo/WARTA RAKYAT

KARIMUN | WARTA RAKYAT — Menjadi Pegawai Negeri Sipil (PNS) bukan alasan untuk meninggikan diri. Justru sebaliknya, status sebagai aparatur negara harus menjadi pijakan untuk memperbesar pengabdian kepada masyarakat.

Pesan tegas itu disampaikan Bupati Karimun Ing Iskandarsyah saat memimpin pengambilan sumpah PNS Formasi Tahun 2024 dan pelantikan jabatan fungsional di lingkungan Pemerintah Kabupaten Karimun, di Gedung Serbaguna Komplek Kantor Bupati Karimun, Senin (31/8/2026).

Bacaan Lainnya

Di hadapan para aparatur yang baru dikukuhkan, Ing Iskandarsyah mengingatkan bahwa perjuangan menjadi PNS tidak boleh melahirkan kesombongan.

Sebaliknya, status tersebut harus dimaknai sebagai amanah untuk memberikan kecintaan dan pengabdian kepada bangsa, negara, serta Kabupaten Karimun.

“Kadang-kadang kan kita jadi PNS, memang susah jadi PNS. Mungkin ada timbul rasa kesombongan kita. Jangan. Enggak boleh kita menjadi orang yang sombong,” tegas Ing Iskandarsyah.

Menurutnya, seorang ASN harus memiliki integritas sekaligus membangun semangat untuk membantu sesama.

Bahkan, kebaikan kepada masyarakat tidak semestinya selalu dihitung berdasarkan apakah hal tersebut masuk atau tidak dalam tugas formal.

“Jadilah ASN yang punya integritas, tanamkan semangat untuk membantu orang lain. Kita akan merasakan nikmat ketika kita mampu memberikan kebaikan kepada orang lain. Jangan hitung-hitungan. Kalau bisa bantu, kita bantu,” pesannya.

Ing Iskandarsyah juga memberikan penegasan penting kepada 95 PNS yang baru diambil sumpahnya dan 63 pegawai yang dilantik dalam jabatan fungsional.

Pelantikan, katanya, bukan akhir dari perjalanan karier, melainkan awal dari pengabdian yang sesungguhnya.

“Yang baru dilantik, ini adalah awal, bukan akhir dari pengabdian. Ketika Anda sudah dikukuhkan semuanya, inilah awal dari kita ingin mengabdi secara utuh,” ujarnya.

Sebanyak 95 PNS yang disumpah terdiri dari 12 pegawai golongan II dan 83 pegawai golongan III.

Sementara 63 pegawai dilantik dalam jabatan fungsional, terdiri atas 61 orang melalui pengangkatan pertama dan dua orang melalui perpindahan jabatan.

Bupati juga menyinggung pakta integritas yang telah dibacakan para ASN. Ia meyakini seluruh aparatur yang dilantik memiliki kompetensi dan kemampuan untuk menjadi bagian dari kekuatan baru pembangunan Karimun.

“Tadi sudah membacakan pakta integritas. Kami meyakini semuanya memiliki kompetensi, memiliki kemampuan untuk bersama-sama membangun Karimun yang kita cintai,” katanya.

Dalam momentum yang masih berdekatan dengan peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, Ing Iskandarsyah meminta semangat patriotisme tidak berhenti pada seremoni.

Menurutnya, nilai rela berkorban harus tercermin dalam etos kerja ASN sehari-hari.

“Patriotisme itu harus kita hadirkan, rela berkorban. Kalau gaji-gajinya kurang sedikit, malu-malu lah. Kalau lambat-lambat sedikit, malu-malu lah. Saya berusaha untuk on time,” ujarnya.

Ia kemudian mengingatkan adanya hubungan timbal balik antara pemimpin dan aparatur, yakni kewajiban harus dijalankan secara seimbang.

“Ketika saya sudah memenuhi kewajiban kami, gantian, kalian juga harus memenuhi kewajiban kalian,” tegasnya.

Bupati mendorong para ASN muda untuk menjaga semangat, integritas, serta menghidupkan nilai-nilai ASN BerAKHLAK dan Panca Prasetya Korpri dalam setiap pelaksanaan tugas.

“Menjadi ASN bukan tentang memperoleh status, tetapi tentang seberapa besar status itu mampu diterjemahkan menjadi pengabdian. Jabatan boleh melekat di pundak, tetapi kerendahan hati, integritas, disiplin, dan semangat melayani harus tetap menjadi karakter,” pungkas Ing Iskandarsyah. (Nov)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses