KARIMUN | WARTA RAKYAT – Pemandangan tak biasa mewarnai lomba gerak jalan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia di Karimun, Minggu (30/8/2026) pagi.
Di antara ratusan regu yang turun ke jalan, Bupati Karimun Ing Iskandarsyah dan Wakil Bupati Rocky Marciano Bawole turut ambil bagian sebagai peserta.
Kehadiran dua pimpinan daerah itu sontak menjadi perhatian masyarakat.
Keduanya tergabung dalam dua regu tambahan khusus pejabat, di luar komposisi peserta lomba yang telah ditetapkan.
Satu regu dipimpin langsung oleh Kapolres Karimun AKBP Yunita Stevani dan diisi unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (FKPD).
Sementara satu regu lainnya diisi jajaran pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Pemerintah Kabupaten Karimun.
Kedua regu tersebut dilepas oleh Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Karimun, Ny. Siti Rojiah Iskandarsyah, menambah semarak suasana di tengah antusiasme masyarakat yang menyaksikan dari pinggir jalan.
Bupati dan wakil bupati yang biasanya berada di balik meja pemerintahan pagi itu justru turun langsung menyatu bersama peserta.
Langkah mereka menjadi pesan simbolik bahwa semangat kemerdekaan bukan hanya untuk dirayakan, tetapi juga dihidupkan melalui kebersamaan.
Lomba gerak jalan yang digelar Pemerintah Kabupaten Karimun melalui Dinas Kepemudaan dan Olahraga (Dispora) sebelumnya tercatat diikuti 270 regu, mulai dari tingkat SD, SMP, SMA hingga kategori umum.
Peserta terdiri atas 48 regu SD/sederajat putra, 51 regu SD/sederajat putri, 27 regu SMP/sederajat putra, 30 regu SMP/sederajat putri, 29 regu SMA/sederajat putri, 42 regu SMA/sederajat putra, 12 regu umum putri, serta 31 regu umum putra.
Total hadiah yang diperebutkan mencapai Rp58.500.000, lengkap dengan piala dan piagam penghargaan.
Untuk kategori 17 kilometer, juara I memperoleh Rp4.500.000, juara II Rp3.000.000 dan juara III Rp2.200.000.
Sedangkan kategori 8 kilometer menyediakan hadiah Rp1.750.000 untuk juara I, Rp1.200.000 untuk juara II dan Rp900.000 untuk juara III.
Namun pagi itu, perhatian publik bukan hanya tertuju pada siapa yang paling cepat mencapai garis finis.
Dua regu pejabat yang turun langsung ke jalan menjadi simbol lain dari perayaan kemerdekaan, yakni ketika para pemimpin memilih meninggalkan ruang kerja dan berjalan bersama rakyat dalam satu irama. (Nov)






