KARIMUN | WARTA RAKYAT — Belum lama dikukuhkan, Forum Pelaksana Tanggung Jawab Sosial Perusahaan (TJSP) Kabupaten Karimun langsung menunjukkan taringnya.
Dukungan ratusan juta rupiah berhasil dihimpun dari perusahaan-perusahaan yang tergabung untuk menyukseskan dua agenda masyarakat dalam rangka HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.
Dukungan tersebut difokuskan untuk Lomba Gerak Jalan dan Bazar Sembako Murah yang digelar Pemerintah Kabupaten Karimun di Coastal Area, Minggu (30/8/2026).
Sebanyak 22 perusahaan tercatat mengambil bagian dalam dukungan tersebut. Mereka berasal dari unsur BUMN, BUMD maupun perusahaan swasta yang beroperasi dan memiliki kepedulian terhadap pembangunan Karimun.
Perusahaan yang memberikan dukungan antara lain PT Timah (Persero) Tbk, Bank Rakyat Indonesia (BRI), PT Pelabuhan Karimun (Perseroda), PT BPR Tuah Karimun (Perseroda), Perumda Bumi Berazam Jaya Karimun, Perumda Tirta Mulia Karimun, PT Riau Alam Anugerah Indonesia.
Selain itu, PT Bukit Granit Mining Mandiri, PT Mirasindo Perdana, PT Bukit Alam Persada, PT Pacific Granitama, PT Wira Penta Kencana, PT Karimun Indojaya Cakrawala, PT Karimun Marine Shipyard, PT Soma Daya Utama.
Kemudian, PT Oil Terminal Karimun, PT Sinar Suman Pryanto, PT Mega Sedayu Estate, PT Limat Bahagia Bersama Group, Rumah Sakit Bakti Timah, PT Oshindo Medika Karimun, serta PT Prima Nusa Artha Unggul.
Ketua Forum TJSP Kabupaten Karimun, Fery Kurniawan, menegaskan bahwa gerak cepat tersebut merupakan bukti awal bahwa forum dibentuk bukan untuk sekadar seremoni.
“Kami ingin Forum TJSP langsung bekerja dan memberikan dampak. Dukungan dari perusahaan-perusahaan yang tergabung merupakan bentuk nyata kepedulian dunia usaha terhadap masyarakat dan pembangunan Kabupaten Karimun,” ujarnya.
Menurut Fery, kontribusi perusahaan harus diarahkan pada program yang tepat sasaran, terkoordinasi dan memiliki manfaat nyata. Karena itu, Forum TJSP hadir untuk mengonsolidasikan kekuatan dunia usaha agar dapat bersinergi dengan program pemerintah daerah.
“TJSP harus menjadi jembatan strategis antara pemerintah daerah dan dunia usaha. Ketika perusahaan bergerak bersama dalam satu koordinasi, kontribusi sosial yang diberikan akan jauh lebih terarah dan manfaatnya bisa dirasakan masyarakat secara lebih luas,” tegasnya Direktur Perumda Tirta Mulia Karimun tersebut.
Lomba gerak jalan dan bazar sembako murah menjadi langkah awal Forum TJSP dalam menerjemahkan semangat tersebut. Dua kegiatan itu dipilih karena bersentuhan langsung dengan masyarakat sekaligus menjadi bagian dari perayaan kemerdekaan.
Forum TJSP Kabupaten Karimun berlandaskan Peraturan Daerah Kabupaten Karimun Nomor 8 Tahun 2016 dan menjadi ruang kolaborasi bagi perusahaan swasta, BUMN maupun BUMD dalam menjalankan tanggung jawab sosial dan lingkungan.
Bagi Fery, keberadaan forum harus mampu mengubah paradigma TJSP dari sekadar kewajiban perusahaan menjadi instrumen kolaborasi pembangunan daerah.
“Kami berharap ini menjadi awal dari kolaborasi yang lebih besar. Bukan hanya untuk satu kegiatan, tetapi bagaimana ke depan potensi dukungan dunia usaha dapat terus diarahkan pada program yang benar-benar dibutuhkan masyarakat Karimun,” tutupnya. (Nov)






