Waspada Penipuan, Diskominfo Karimun Tegaskan Nomor WhatsApp Catut Nama Bupati Iskandarsyah Adalah Hoaks

Waspada Penipuan, Diskominfo Karimun Tegaskan Nomor WhatsApp Catut Nama Bupati Iskandarsyah Adalah Hoaks. (Foto: Ist/WARTA RAKYAT)

KARIMUN | WARTA RAKYAT — Pemerintah Kabupaten Karimun kembali diuji dengan kemunculan ulah oknum tak bertanggung jawab yang mencoba memanfaatkan nama pimpinan daerah demi kepentingan pribadi.

Untuk kedua kalinya sepanjang bulan Agustus 2026 ini, nomor ponsel bodong kembali beredar dan mencatut identitas serta foto profil Bupati Karimun, Ing Iskandarsyah.

Bacaan Lainnya

Menanggapi hal tersebut, Kepala Dinas Komunikasi, Informatika, Statistik, dan Persandian (Diskominfo) Kabupaten Karimun, Ariwibowo Hadibroto, memberikan penegasan keras sekaligus imbauan mendalam kepada masyarakat agar senantiasa meningkatkan kewaspadaan terhadap segala bentuk modus penipuan digital yang mengatasnamakan pejabat publik.

“Kami meminta masyarakat untuk tidak mudah percaya dan segera mengabaikan apabila menerima pesan maupun panggilan dari nomor tidak dikenal yang mengaku sebagai Bupati Karimun. Ini adalah modus penipuan yang jelas-jelas mencatut nama pimpinan kita,” tegasnya, Minggu (23/8) siang.

Lebih lanjut, Ariwibowo mengingatkan bahwa Pemerintah Kabupaten Karimun, khususnya Bupati Karimun, tidak pernah sama sekali meminta transfer dana, pengisian pulsa, ataupun meminta data pribadi melalui saluran komunikasi pribadi.

Ia mengimbau agar masyarakat selalu melakukan verifikasi dan konfirmasi melalui kanal-kanal informasi resmi milik Pemkab Karimun sebelum mempercayai suatu informasi.

“Mari bersama-sama kita perkuat literasi digital dan kepedulian sosial. Cek kebenarannya, pastikan sumbernya, dan laporkan kepada pihak berwenang atau Dinas Komunikasi dan Informatika jika menemukan indikasi penipuan serupa demi keamanan bersama,” pungkasnya. (Nov)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses