Pemulihan Kelistrikan Karimun Dikebut, PLN Kerahkan Tim Ahli dan Material Khusus Pasca Insiden PLTD Bukit Carok

Material kubikel yang didatangkan PLN Karimun tiba di Pembangkit Listrik Tenaga Diesel (PLTD) Bukit Carok, Rabu 22 Juli 2026 sore. (Foto: ist)

KARIMUN | WARTA RAKYAT — PT PLN (Persero) Unit Layanan Pelanggan (ULP) Tanjung Balai Karimun terus mengintensifkan upaya pemulihan total sistem kelistrikan menyusul insiden kebakaran yang melanda infrastruktur distribusi di Pembangkit Listrik Tenaga Diesel (PLTD) Bukit Carok.

Dengan mengerahkan sumber daya maksimal, progres penormalan jaringan kini menunjukkan hasil yang signifikan.
Kebakaran yang terjadi pada Senin sore, 20 Juli 2026, pukul 17.00 WIB lalu, menghanguskan material kubikel lemari bagi jaringan Tegangan Menengah (TM). Kerusakan vital ini sempat memicu pembatasan pasokan energi dan pemadaman bergiliran di sejumlah wilayah.

Bacaan Lainnya

Sebagai respons tanggap darurat, PLN bergerak cepat mendatangkan 14 unit material kubikel pengganti melalui jalur laut dari luar daerah, serta memperkuat kapabilitas teknis di lapangan dengan mendatangkan bala bantuan tenaga ahli kelistrikan dari Pekanbaru, Riau.

Berdasarkan laporan operasional per Rabu, 22 Juli 2026, kerja maraton tanpa henti yang dilakukan oleh tim gabungan teknis dan tenaga ahli membuahkan progres positif yang terukur.

Sebanyak 6 dari total 7 penyulang utama kini telah kembali beroperasi, menyuplai daya sebesar 16 Megawatt (MW) dari total kebutuhan beban sebesar 36 MW di wilayah Tanjung Balai Karimun.

Manager ULP PLN Tanjung Balai Karimun, Ahmad Subhan Hadi, menegaskan bahwa seluruh material krusial seperti kubikel, kabel SKTM, terminating, jointing, hingga peralatan pengujian khusus kini telah berada di lokasi dan ditangani langsung oleh para tenaga ahli.

“Seluruh tim teknis kami di lapangan bekerja tanpa kenal lelah untuk mengupayakan pemulihan penuh pasokan listrik di Tanjung Balai Karimun. Saat ini, seluruh material utama dan peralatan pengujian khusus didukung penuh oleh tenaga ahli untuk mempercepat proses instalasi guna memastikan kehandalan operasional sistem,” ujarnya, Rabu 22 Juli 2026 sore.

Ia juga menyampaikan permohonan maaf yang mendalam kepada seluruh masyarakat atas ketidaknyamanan yang dirasakan selama masa pemulihan darurat ini, sekaligus menegaskan komitmen perusahaan terhadap transparansi dan kecepatan pelayanan.

“Kami menyampaikan permohonan maaf yang sebesar-besarnya atas ketidaknyamanan yang dirasakan seluruh pelanggan terdampak. Komitmen PLN adalah menyelesaikan seluruh tahapan perbaikan ini secara terukur, aman, dan secepat mungkin,” tambahnya.

Saat ini, sinergi antara PLN dan pemerintah daerah terus dioptimalkan guna memastikan seluruh tahapan pemulihan berjalan lancar, sehingga sistem kelistrikan dapat kembali normal 100 persen dan aktivitas sosial maupun pendidikan masyarakat dapat pulih sepenuhnya. (Nov)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses