Menggagas Kemandirian Ekonomi dari Kundur, Strategi Bupati Iskandarsyah Perkuat Ketahanan Pangan Desa

Menggagas Kemandirian Ekonomi dari Kundur, Strategi Bupati Iskandarsyah Perkuat Ketahanan Pangan Desa. (Foto: Nov)

KARIMUN | WARTA RAKYAT – Bupati Karimun, Ing H. Iskandarsyah, menegaskan komitmen serius Pemerintah Kabupaten Karimun dalam melakukan pemerataan pembangunan ekonomi melalui penguatan basis produksi di tingkat desa.

Hal tersebut disampaikan saat melakukan kunjungan kerja strategis ke unit usaha peternakan ayam petelur milik Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) Berlian Jaya, Kecamatan Kundur Utara.

Bacaan Lainnya

Kunjungan ini menjadi sinyal kuat bahwa narasi pembangunan daerah kini bergeser dari sentralisasi menuju optimalisasi potensi kewilayahan.

Bupati Iskandarsyah menekankan bahwa Pulau Kundur memegang peran krusial dalam peta ekonomi daerah yang harus didorong untuk mencapai kemandirian yang berkelanjutan.

Iskandarsyah menyoroti perlunya pergeseran fokus pembangunan agar tidak terpaku pada pusat pemerintahan kabupaten semata.

Menurutnya, potensi besar yang dimiliki Pulau Kundur harus dikelola dengan pendekatan yang lebih progresif.

“Kami akan menggeser poros kekuatan ekonomi, tidak lagi sekadar terpusat di wilayah Karimun. Kundur harus kita dorong menjadi pusat pertumbuhan baru. Ke depan, komitmen kami adalah menghadirkan infrastruktur pendukung, termasuk sekolah rakyat dan Batalyon TP, untuk memperkuat eksistensi wilayah ini,” ungkap Iskandarsyah.

Bupati memberikan apresiasi tinggi terhadap capaian BUMDes Berlian Jaya. Inisiatif desa ini dinilai sebagai representasi nyata dalam menopang program ketahanan pangan nasional yang digagas oleh Pemerintah Pusat.

Terlebih, kunjungan ini beririsan langsung dengan agenda besar bangsa, yakni implementasi program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang dijadwalkan mulai berjalan pada 20 Juli 2026.

Bupati Iskandarsyah menekankan pentingnya ekosistem ekonomi yang inklusif, di mana rantai pasok kebutuhan program tersebut wajib diserap dari produk lokal.

“Dengan adanya program MBG, produk lokal harus menjadi prioritas utama. Ini adalah strategi ganda; di satu sisi kita menggerakkan roda ekonomi perdesaan, di sisi lain kita memiliki instrumen krusial dalam menekan inflasi daerah melalui stabilitas pasokan pangan,” tambahnya.

Sebagai bentuk keberpihakan nyata terhadap sektor usaha mikro, Bupati Iskandarsyah secara simbolis memborong 10 papan telur hasil produksi BUMDes Berlian Jaya.

Langkah ini bukan sekadar transaksi ekonomi, melainkan pesan kuat bagi pengelola usaha agar terus termotivasi dalam meningkatkan produktivitas.

Bupati menyampaikan doa dan dukungan penuh bagi keberlangsungan BUMDes Berlian Jaya. Ia berharap unit usaha ini dapat terus menjadi pilar ekonomi yang memberikan manfaat luas bagi masyarakat Kundur Utara, sekaligus menjadi percontohan keberhasilan tata kelola BUMDes di Kabupaten Karimun.

Dengan visi yang terarah, Pemerintah Kabupaten Karimun optimistis bahwa kemandirian pangan yang dimulai dari desa akan menjadi fondasi kokoh bagi kesejahteraan masyarakat yang merata di seluruh penjuru negeri. (Nov)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses