KARIMUN | WARTA RAKYAT – Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Tanjung Balai Karimun terus memperketat pengawasan di dalam lingkungan hunian sebagai bagian dari komitmen mewujudkan tata kelola pemasyarakatan yang bersih dan berintegritas.
Langkah progresif ini dibuktikan melalui aksi nyata Tim Satuan Operasional Pengamanan dan Pengawasan (SatOpsPatnal) yang menggelar razia rutin terukur dengan menerapkan konsep “One Day One Room Inspection”, Rabu (1/7/2026).
Operasi penggeledahan yang menyasar kamar hunian Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) ini dipimpin langsung oleh Kepala Kesatuan Pengamanan Rutan (Ka KPR) Karimun, Ferdinand Sebayang, dengan menerjunkan 10 personel gabungan yang terdiri dari staf pengamanan serta Regu Pengamanan.
Kendati dilakukan secara mendalam, seluruh rangkaian operasi tetap mengedepankan pendekatan humanis, menjunjung tinggi standar pelayanan, serta mematuhi prosedur keamanan baku yang berlaku.
Penerapan skema One Day One Room Inspection merupakan strategi preventif mutakhir untuk memastikan Rutan Karimun sepenuhnya steril dari peredaran barang-barang terlarang dan berbahaya.
Fokus utama dari inspeksi mendalam ini adalah memutus potensi keberadaan alat komunikasi ilegal, zat narkotika dan psikotropika, senjata tajam, hingga instalasi listrik liar yang dapat memicu risiko gangguan keamanan dan kebakaran.
Kepala Rutan Kelas IIB Tanjung Balai Karimun, Yoga Hadhi Wijaya, menegaskan bahwa razia berkala dengan metode yang sistematis ini adalah instrumen krusial dalam menjaga muruah institusi pemasyarakatan dan memastikan fungsi pembinaan berjalan optimal.
“Kami tidak memberikan ruang sedikit pun bagi pelanggaran prosedur di dalam Rutan. Konsep One Day One Room Inspection ini adalah bentuk deteksi dini yang konsisten, di mana setiap sudut dan barang milik warga binaan diperiksa secara cermat satu per satu. Ini adalah langkah konkret kami untuk membangun lingkungan Rutan Karimun yang aman, kondusif, dan bebas dari segala bentuk penyimpangan,” tegasnya.
Berdasarkan laporan pasca-operasi, pemeriksaan menyeluruh yang meliputi penggeledahan badan hingga penyisiran detail ruang hunian membuahkan hasil yang memuaskan.
Petugas menyatakan hasil inspeksi kali ini
tidak ditemukan adanya telepon genggam, narkoba, senjata tajam, maupun instalasi listrik ilegal.
Senada dengan hal tersebut, Kepala Kesatuan Pengamanan Rutan Karimun, Ferdinand Sebayang, menambahkan bahwa capaian positif ini tidak membuat jajarannya lengah.
“Kondisi hunian yang bersih dari barang terlarang hari ini adalah buah dari kerja keras dan kedisiplinan semua pihak. Namun, kami memastikan bahwa inspeksi harian yang ketat dan berkelanjutan seperti ini akan terus dipertahankan sebagai upaya preventif jangka panjang demi terciptanya stabilitas keamanan sesuai regulasi yang berlaku,” ujarnya.
Keberhasilan operasi nirlaba barang terlarang ini menjadi bukti nyata akuntabilitas Rutan Kelas IIB Tanjung Balai Karimun dalam menegakkan hukum dan disiplin di dalam sistem pemasyarakatan modern, sekaligus memberikan jaminan rasa aman bagi petugas maupun warga binaan itu sendiri. (Nov)






