Peringati Hari Lingkungan Hidup 2026, Komunitas Sembang Alam Karimun Gelar Bersih Pantai

Komunitas Sembang Alam Karimun berkolaborasi dengan Organisasi Bunga Nukak foto bersama usai kegiatan family gathering dan bersih pantai yang dipusatkan di Pantai Ketam, Kecamatan Tebing, Kabupaten Karimun, pada Minggu (14/6/2026).

KARIMUN | WARTA RAKYAT – Dalam rangka memperingati Hari Lingkungan Hidup Sedunia tahun 2026, Komunitas Sembang Alam Karimun berkolaborasi dengan Organisasi Bunga Nukak menggelar aksi nyata peduli lingkungan.

Kolaborasi ini diwujudkan melalui kegiatan family gathering dan bersih pantai yang dipusatkan di Pantai Ketam, Kecamatan Tebing, Kabupaten Karimun, pada Minggu (14/6/2026).

Bacaan Lainnya

Dengan mengusung program utama pilah sampah plastik, aksi ini menjadi bukti nyata kepedulian generasi muda Karimun terhadap kelestarian ekosistem pesisir.

Kegiatan bernuansa kekeluargaan dan edukatif ini dihadiri dan dibuka langsung oleh Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Karimun, Ahmadi.

Turut hadir dalam acara tersebut Dewan Pendiri Komunitas Sembang Alam, Chairunizam, serta jajaran Dewan Penasehat Komunitas, Safriyanto, Rio Hardi, Roni Baron, dan Dedi Risdianto, kemudian Ketua Bunga Nukak Sebastian Sidia. Puluhan anggota dari kedua organisasi juga tampak antusias memadati lokasi acara.

Ketua Komunitas Sembang Alam Karimun, Basri, menyampaikan harapan besar agar Pemerintah Daerah senantiasa hadir dan mendampingi gerakan-gerakan lingkungan berbasis komunitas.

“Kami sangat mengharapkan kepada Pemkab Karimun, khususnya Dinas Lingkungan Hidup, untuk terus memberikan support dan bimbingan kepada setiap kegiatan komunitas. Ini penting demi menumbuhkan kesadaran generasi muda dan masyarakat luas dalam menjaga lingkungan sekitar kita,” ujarnya.

Senada dengan Basri, Ketua Bunga Nukak, Sebastian Sidia, menegaskan bahwa kolaborasi ini tidak akan berhenti di Pantai Ketam saja. Hubungan erat antara Bunga Nukak dan Sembang Alam didasari oleh kesamaan visi, khususnya dalam program ekologi.

“Selain mempererat hubungan kekeluargaan, Bunga Nukak memiliki program kerja yang sangat sejalan dengan Sembang Alam, yaitu bidang ekologi. Rencananya, di akhir tahun ini kami akan kembali bergerak bersama untuk melaksanakan aksi penanaman 1.000 pohon,” ungkap Sebastian.

Kepala Dinas Lingkungan Hidup Karimun, Ahmadi, memberikan apresiasi setinggi-tingginya. Menurutnya, inisiatif dari komunitas seperti inilah yang menjadi motor penggerak utama dalam menjaga kelestarian alam di Karimun.

“Kami mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada komunitas yang telah menginisiasi kegiatan ini. Program pilah sampah plastik ini sangat sejalan dengan agenda Dinas Lingkungan Hidup dalam menjaga kelestarian alam,” tutur Ahmadi.

Ahmadi juga memastikan bahwa DLH Karimun akan terus mendukung penuh kegiatan-kegiatan positif yang dimotori oleh pemuda setempat.

Di akhir sambutannya, ia menitipkan pesan motivasi agar komunitas ini terus tumbuh dan konsisten.

“Harapan kami, komunitas ini ke depan semakin berkembang dan besar. Marilah kita mulai dari hal yang kecil hari ini, sehingga ke depan program-program seperti ini bisa menjadi suatu hal yang besar dan membawa manfaat luas bagi masyarakat Karimun,” pungkasnya.

Aksi bersih pantai kemudian dilanjutkan dengan penyisiran area Pantai Ketam untuk mengumpulkan dan memilah sampah plastik, ditutup dengan sesi foto bersama dan ramah tamah antargenerasi peduli lingkungan tersebut. (Nov)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses