Wartawan Senior Gindo Pakpahan Meninggal Dunia: Selamat Jalan Sobat!

TANJUNGPINANG | WARTA RAKYAT – Kabar duka menyelimuti kalangan wartawan di Tanjungpinang. Wartawan senior, Gindo Pakpahan, meninggal dunia pada Minggu pagi (24/5/2026) di kediamannya di Batu 3, Jalan MT Haryono, Tanjungpinang.

Kepergian almarhum untuk selamanya mengejutkan banyak rekan seprofesi. Sosok Gindo dikenal aktif, ramah, dan selalu hadir di tengah-tengah para wartawan dalam berbagai kesempatan.

Berdasarkan keterangan keluarga, almarhum menghembuskan napas terakhir di rumah, setelah sebelumnya diketahui memiliki riwayat penyakit jantung. Meski demikian, dalam kesehariannya sosok almarhum tetap terlihat sehat dan bugar.

“Iya, kabar beliau meninggal mengejutkan. Baru tiga hari lalu kami masih ngumpul di kedai kopi Qahwa Batu 9. Masih sempat berbincang dan saling bertegur sapa,” ujar Richard Batubara atau yang akrab disapa RCH saat melayat ke rumah duka, Minggu (24/5/2026) malam.

Pantauan di rumah duka, sahabat, keluarga dekat, jemaat gereja, serta para wartawan tampak silih berganti datang untuk memberikan penghormatan terakhir kepada almarhum. Rasa kehilangan begitu terasa di rumah duka saat para pelayat mengenang sosok Gindo Pakpahan yang dikenal ramah dan mudah bergaul.

Sejumlah jurnalis yang hadir di rumah duka di antaranya Anton Silitonga, Baringin Situmorang, Doni Martin Sianipar, Maniur Sihombing, Gading Batubara, Rindu Sianipar, Solihin, Dody Manurung serta rekan-rekan wartawan lainnya.

“Iya benar, kami tidak menyangka tiba-tiba mendapat kabar duka beliau meninggal dunia. Saat terakhir bertemu, beliau tidak mengeluhkan apa pun dan masih berbincang seperti biasa,” ujar Anton Silitonga yang diamini wartawan lainnya.

Menurut informasi keluarga dan rekan dekatnya, almarhum selama ini rutin menjaga kesehatan dengan berolahraga ringan. Bahkan beberapa tahun terakhir, ia disebut sudah berhenti merokok.

“Sudah beberapa tahun ini beliau tidak merokok. Kalau ngumpul di kedai kopi bersama teman-teman, paling pesan teh tanpa gula,” ujar Doni Martin Sianipar.

Bagi sahabat-sahabatnya, Gindo bukan hanya seorang wartawan senior, tetapi juga pribadi yang baik dan dekat dengan lingkungan sosial maupun kegiatan keagamaan.

“Beliau sangat rajin menghadiri acara adat Batak dan rajin beribadah setiap minggunya,” ungkap Baringin Situmorang yang juga satu gereja dengan almarhum di Gereja HKBP Kampung Baru.

Almarhum meninggal dunia di usia 57 tahun dan meninggalkan seorang istri serta empat orang anak, terdiri dari satu laki-laki dan tiga perempuan.

Rencananya, jenazah almarhum akan dimakamkan pada Selasa sore (26/5/2026) sekitar pukul 16.00 WIB di pemakaman wakaf Kristen Kilometer 16, Tanjungpinang.

Kepergian Gindo Pakpahan meninggalkan duka mendalam bagi keluarga, sahabat, dan rekan-rekan wartawan di Tanjungpinang. Sosoknya dikenal sederhana, bersahabat, dan penuh kepedulian terhadap sesama.

Selamat jalan sobat. Semoga segala amal ibadah dan kebaikanmu diterima Tuhan Yang Maha Esa, diampuni segala khilaf dan kesalahanmu, serta diberikan tempat terbaik di sisi-Nya.

News by: Tigor Rajagukguk.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses