KARIMUN | WARTA RAKYAT – Kecelakaan maut telah terjadi di Jalan Coastal Area Teluk Air tepatnya di dekat Tugu MTQ Kabupaten Karimun, Provinsi Kepulauan Riau pada, Minggu 19 April 2026 sekitar pukul 06.15 WIB.
Kejadian tersebut membuat panik dan mengemparkan masyarakat Bumi Berazam.
Bagaimana tidak, karena satu orang atas nama, Liana meninggal dunia. Peristiwa itu ramai disaksikan warga yang sedang berolahraga.
Kapolres Karimun, AKBP Yunita Stevani, menjelaskan kecelakaan bermula saat satu unit mobil Toyota Avanza yang dikendarai pelaku MG (25) melaju dengan kecepatan tinggi dari arah Hotel 21.
Setibanya di lokasi kejadian, pengemudi kehilangan kendali, membanting setir ke kiri dan menabrak sepeda motor Honda PCX yang ditumpangi empat orang.
Tidak hanya itu, juga beberapa kendaraan lain yang sedang parkir, kemudian akhirnya mobil tersebut terjun ke laut Coastal Area.
“Korban merupakan 1 keluarga. Istrinya meninggal dunia, sementara suaminya (pengendara motor) mengalami luka berat di bagian kepala, dan dua anaknya mengalami luka ringan,” ungkap AKBP Yunita didampingi Kasat Lantas, Iptu Akmal Hakim kepada wartawan, Selasa (21/4) siang.
Kapolres Karimun menyampaikan, atas perbuatannya tersangka dijerat Pasal 311 ayat (5) Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan dengan ancaman pidana penjara maksimal 12 tahun.
“Tidak lama setelah kejadian, pelaku sudah berhasil kita tangkap dan langsung ditahan,” ucapnya.
AKBP Yunita menyebutkan, berdasarkan dari keterangan keluarga bahwa korban yang meninggal dunia tidak dalam keadaan hamil, sebagaimana isu yang beredar.
Lanjutnya, pelaku juga sudah menjalani tes urine narkoba, dan sudah melakukan pemeriksaan beberapa orang saksi.
“Korban tidak dalam keadaan hamil. Pelaku sudah dilakukan tes urine, kita sudah periksa 8 orang saksi. Saat ini kasusnya masih dalam tahap pendalaman,” tuturnya.
Kapolres Karimun mengimbau kepada masyarakat untuk selalu mematuhi aturan lalu lintas saat berkendara.
“Tidak mengemudi dalam pengaruh alkohol demi keselamatan bersama,” pintanya. (No)






