KARIMUN | WARTA RAKYAT – Kantor Imigrasi Kelas II TPI Tanjung Balai Karimun, Provinsi Kepulauan Riau menyelenggarakan kegiatan senam pagi bersama, Jumat (5/6/2026).
“Senam pagi secara rutin dilaksanakan,” ujar Kepala Kantor Imigrasi Karimun, Dwi Avandho Farid.
Ia menyampaikan, kegiatan tersebut dalam rangka menjaga kebugaran jasmani serta memelihara tingkat produktivitas kerja di tengah padatnya ritme tugas keimigrasian.
Lingkungan kerja keimigrasian yang dinamis menuntut setiap aparatur negara untuk senantiasa berada dalam kondisi fisik yang prima.
“Kebugaran jasmani menjadi pondasi krusial bagi para pegawai agar senantiasa tangkas dan konsisten dalam memberikan pelayanan publik yang optimal, responsif, dan humanis kepada masyarakat,” ungkap Dwi Avandho Farid.
Lanjutnya, kegiatan senam pagi yang dilaksanakan rutin tidak hanya bertumpu pada aspek kesehatan fisik semata.
Lebih dari itu, aktivitas fisik yang dilakukan secara kolektif ini menjadi medium yang efektif untuk mempererat tali silaturahmi, memupuk kekompakan, serta membangun sinergi yang solid antarpegawai di berbagai lini satuan kerja.
Kesehatan jasmani yang terawat dengan baik diyakini berkorelasi positif terhadap kesehatan mental para pegawai.
Melalui kegiatan olahraga ringan yang menyenangkan, tingkat stres akibat beban kerja dapat diminimalisasi.
“Hal ini berdampak langsung pada peningkatan daya konsentrasi, sehingga integritas serta profesionalisme setiap petugas dalam menjalankan amanat negara tetap terjaga dengan baik,” tuturnya.
Inisiatif pelaksanaan senam pagi secara rutin ini merupakan langkah nyata dari Kantor Imigrasi Kelas II TPI Tanjung Balai Karimun dalam mengimplementasikan gaya hidup sehat (healthy lifestyle) di lingkungan instansi.
Melalui pembiasaan aktivitas yang menyehatkan ini, diharapkan dapat tercipta iklim dan budaya kerja yang positif, ceria, dan senantiasa penuh semangat.
“Harmonisasi antara kesehatan fisik yang bugar dan mental yang prima menjadi modal utama bagi seluruh jajaran Kantor Imigrasi Karimun dalam rangka mengakselerasi pencapaian target kinerja organisasi,” pungkas Dwi Avandho Farid.






