Kepala Disbudpar Tanjungpinang Muhammad Nazri menyampaikan, kegiatan pameran temporer ini merupakan salah satu upaya Disbudpar Tanjungpinang melalui UPTD Museum Sultan Sulaiman Badrul untuk meningkatkan jumlah kunjungan ke museum.
Nazri mengatakan, tahun ini ditargetkan jumlah kunjungan Museum Sultan Sulaiman Badrul Alamsyah sebanyak tujuh ribu pengunjung. Berdasarkan data dari UPTD Museum Sultan Sulaiman Badrul Alamsyah, angka kunjungan dari Januari hingga September 2023 sudah mencapai enam ribu pengunjung.
Ia optimis diakhir tahun target kunjungan akan tercapai dan bahkan bisa melebihi dari target yang telah ditetapkan. “Tinggal tiga bulan lagi, insyaallah diakhir tahun dapat mencapai sembilan ribu,” ucapnya.
Mantan Kepala Inspektorat Tanjungpinang ini mengungkapkan, target kunjungan ke museum itu harus tercapai, supaya dana alokasi khusus (DAK) biaya operasional penyelenggaraan (BOP) museum dari Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi (Kemendikbudristek) tidak dihentikan.
“Kalau target kunjungan ke Museum tidak tercapai, BOP kita bisa terganggu. Alhamdulillah setiap tahun kita tercapai, kecuali pada saat COVID-19,” ucapnya.
Sementara itu, Kepala UPTD Museum Sultan Sulaiman Badrul Alamsyah Siti Umi menyampaikan, kunjungan perhari ke museum mencapai ratusan orang. “Per hari paling banyak itu 300 orang,” ujarnya.
Menurutnya, pengunjung museum bukan hanya masyarakat Tanjungpinang, tetapi ada wisatawan dari luar daerah dan bahkan dari luar negeri seperti Malaysia dan Singapura. “Kami berharap kepada adik-adik kita dari SD, SMP, SMA dan Mahasiswa, ayo bersama-sama mengunjungi Museum Sulaiman Badrul Alamsyah,” ucapnya mengajak.






