Jalan Perum Bukit Merpati Putih Masih Sebatas Penimbunan, Hendra Jaya Akan Perjuangkan Aspal

265
Wakil Ketua II DPRD Tanjungpinang, saat meninjau kembali kali ini penimbunan tanah

TANJUNGPINANG | WARTA RAKYAT – Wakil Ketua II DPRD Kota Tanjungpinang, Hendra Jaya meninjau lokasi penimbunan jalan Perum Bukit Merpati Putih di Jalan Ganet, Tanjungpinang Timur, Sabtu (28/11/2020).

Dalam kesempatan itu ia pun mengucapkan terimakasih kepada Dinas Pekerjaan Umum Perumahan Rakyat Kota Tanjungpinang, karena telah turun merespon keluhan masyarakat.

“Kita mengucapkan terimakasih kepada Dinas PU telah merespon keluhan masyarakat terhadap persoalan ini,” ucap Hendra dari Fraksi NasDem Dapil Tanjungpinang Timur ini, Sabtu (28/11/2020).

Hendra mengatakan akan tetap berkoordinasi dengan Dinas PUPR Tanjungpinang, agar nantinya bisa menganggarkan pengaspalan atau semenisasi jalan tersebut.

“Mudah-mudahan Dinas PUPR bisa menganggarkan supaya jalan ini bisa di aspal atau di semenisasi. Saat ini penimbunan dulu, biar warga aman melintasinya,” ujarnya.

Hendra juga mengatakan agar developer dapat segera menyelesaikan fasilitas umum yang belum selesai, sehingga nantinya pemerintah Kota Tanjungpinang dapat melakukan perawatan dengan baik.

“Untuk developer supaya bisa menyelesaikan fasilitas-fasilitas umum yang belum selesai, saya harapkan segera kalo sudah selesai pembangunan ini segera diserahkan kepada pemerintah Kota Tanjungpinang, agar bisa ada perawatan dari Pemerintah Kota Tanjungpinang,” pungasknya.

Masih ditempat yang sama, masyarakat Jalan Ganet, Perum Bukit Merpati Putih, Kelurahan Pinang Kencana, Kecamatan Tanjungpinang Timur, Tanjungpinang, Kepri, keluhkan fasilitas umum di daerah itu, Sabtu (28/11/2020).

Helmi, selaku tokoh masyarakat di daerah perumahan itu mengatakan sudah 3 tahun jalan yang sering dilintasi itu berlubang dan licin saat hujan tiba.

“Sudah hampir 3 tahunan jalan ini berlubang-lubang,” katanya.

Helmi menceritakan akibat jalan berlubang ini sudah banyak korban kecelakaan dari anak-anak hingga orang dewasa, bahkan ada ibu hamil meninggal dunia.

“Sekarang ini kan yang kita harus antisipasi ini kan macam warga lewat, soalnya ada banyak kejadian bocor kepala karena terjatuh melewati jalan ini, ibu hamil terjatuh meninggal dunia akibat pendarahan,” ucapnya.

Warga dan Dinas PUPR berdiskusi terkait pengerjaan jalan penimbunan tanah

Oleh karena itu, Ia hanya bisa meminta ke Pemerintah terutama Dewan untuk bisa peka terhadap kebutuhan fasilitas jalan untuk masyarakat, karena menurutnya Dewan sendiri dipilih melalui masyarakat tentu Dewan sudah seharusnya peka terhadap hal tersebut.

“Kami gerakkan terus ini, apakah pemerintah kita ada peduli tidak, apa guna kita dudukan dewan di pemerintahan, kan itu perwakilan masyarakat, bagaimana mereka dengan masyarakat, tanpa masyarakat kan mereka gak bisa duduk, coba kita minta pedulinya aja,” ujarnya.

Helmi pun mengaku hanya Wakil Ketua II DPRD Kota Tanjungpinang fraksi Partai Nasdem, Hendra Jaya saja yang sudah turun meninjau lokasi jalan di perumahan tersebut, selain dewan lain belum ada sama sekali yang meninjau jalan tersebut.

“Dewan lain mana ada yang mau turun, tak pernah turun, hanya pak hendra jaya aja, mana pernah dewan kita lain peduli kesini,” akuinya.

Wakil Ketua II DPRD Tanjungpinang, saat meninjau kembali kali ini penimbunan tanah

Helmi pun merasa bersyukur, walau hanya seorang Dewan saja yang peka terhadap perbaikan jalan berlubang tersebut.

“Kita merasa bersyukur ada pedulinya terhadap fasilitas kita, walaupun berupa di timbun tanah gini aja sudah bagus apalagi ditimbun dengan semen kan,” ucapnya.

“Kayak gini kan setidak-tidaknya masih rasa senang juga lah walaupun sebatas ditimbun bisa menutupi yang berlubang-lubang,” pungkasnya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.