HUT ke-75 Tahun, Ria Ukur: Dulu Bersatu Usir Penjajah, Sekarang Kita Bersatu Melawan Pandemi

332
Anggota DPRD Kota Tanjungpinang, Ria Ukur Rindu Tondang

TANJUNGPINANG | WARTA RAKYAT – Anggota DPRD Kota Tanjungpinang, Ria Ukur Rindu Tondang, SE mengatakan, dalam sejarah mencatat bahwa 75 tahun silam, bangsa Indonesia terbebas atau merdeka dari belenggu penjajahan negara lain di negeri ini.

Bahkan untuk meraih kemerdekaan tersebut, ujarnya, semua golongan berjibaku bersatu padu hingga mengakibatkan pertumpahan darah di medan perang.

“Saat ini merupakan momen penting untuk berbenah mengenang dan menghargai kerja keras jasa perjuangan para pahlawan,” ujar Ria Ukur, Senin (17/8).

“Kita patut bersyukur bahwa Indonesia telah Merdeka,” sambungnya.

Namun Ria Ukur mengatakan, ditengah pandemi Corona Virus Disease 2019 (COVID-19) masyarakat secara umum dan khususnya warga Tanjugpinang, seyogianya memiliki tujuan yang sama untuk bersatu melawan penularan COVID-19.

“Kalau dulu para pejuang berusaha mengusir penjajah dengan berbagai kemampuan dimiliki, maka di tengah pandemi ini kita anak-anak bangsa juga bersatu menghadapi pandemi,” tuturnya.

Menurutnya, melonjaknya angka pasien positif di Tanjungpinang hingga mencapai 131 orang disebabkan kurangnya kesadaran masyarakat dalam penerapan protokol kesehatan.

Ia berharap, agar masyarakat ikut bersama membantu menghentikan penyebaran covid-19, mulai dari disipilin diri sendiri dan mengikuti protokol kesehatan ditetapkan.

“Sikap kita memahami kondisi ini juga sudah bentuk perjuangan bersama,” ungkap Ria Ukur, yang juga Sekretaris Fraksi NasDem di DPRD Kota Tanjungpinang ini.

“Mari kita memaknai kemerdekaan kali ini semangat berkarya, semangat berbuat dan melakukan sesuai kemampuan dibidang masing-masing,” tuturnya.

Selain itu, lanjut Ria Ukur, dalam pemulihan ekonomi masyarakat, Pemerintah Daerah Kota Tanjungpinang juga diharapkan mengalokasikan anggaran melalui APBD yang bersentuhan langsung dengan masyarakat.

“Jadi, harapan kita ada bantuan stimulus atau pemberdayaan bagi pelaku usaha atau masyarakat terdampak COVID-19 melalui APBD yang akan dibahas,” imbuhnya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.