Polisi Tetapkan Kasus Dugaan Gelar Palsu Direktur BUMD Tanjungpinang ke Tahap Penyidikan

526
Kasatreskrim Polres Tanjungpinang, AKP Rio Reza Parindra.

TANJUNGPINANG | Warta Rakyat – Saat ini status kasus dugaan penggunaan ijazah dan gelar palsu Direktur Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) Tanjungpinang, Fahmi ditingkatkan ke tahap penyidikan oleh Satreskrim Polres Tanjungpinang, Senin (6/7/2020).

Hal itu disampaikan Kepala Satuan Reserse dan Kriminal Polres Tanjungpinang, AKP Rio Reza Parindra, Senin (6/7) sore.

“Hari ini 7 Juli, kita telah melaksanakan gelar perkara terhadap kasus dugaan penggunaan ijazah, kemudian gelar palsu yang digunakan oleh terlapor atas nama terlapor Fahmi, kepala (Direktur) BUMD,” ujarnya.

Kasat mengatakan pihaknya berkeyakinan bahwa kasus yang membelit terlapor merupakan tindak pidana.

Sehingga, kata dia, status yang awalnya pengaduan naik jadi laporan polisi akan ditingkatkan ke tahap penyidikan.

“Kemaren masih pengaduan, kemudian kita naikkan laporan polisi, kemudian kita naikkan ke tahap penyidikan,” sebutnya.

Kemudian, lanjut Rio, untuk penetapan tersangka, penyidik masih menunggu proses lebih lanjut.

“Namun dalam waktu dekat nanti kami akan melengkapi aturan dan prosedurnya untuk penetapan sebagai tersangka,” ucapnya.

Selain itu, Kasat mengatakan, adapun ancaman yang akan dikenakan kepada terlapor yaitu dua tahun penjara.

“Untuk pasal yang akan kita sangkakan pasal 68 ayat (3) Undang-undang Nomor 20 Tahun 2003 Tentang Sistem Pendidikan Nasional,” pungkasnya.

Sekedar diketahui pasal 68 ayat (3) menyebut setiap orang yang menggunakan gelar lulusan yang  tidak sesuai dengan bentuk dan singkatan yang diterima dari  perguruan tinggi yang bersangkutan sebagaimana dimaksud dalam Pasal  21 ayat  (4)  dipidana dengan pidana penjara paling lama dua tahun dan/atau pidana denda paling banyak  Rp 200 juta.

Sedangkan, Pasal 21 ayat (4) Penggunaan gelar akademik, profesi, atau vokasi lulusan perguruan tinggi hanya dibenarkan dalam bentuk dan singkatan yang diterima dari perguruan tinggi yang bersangkutan.

Pewarta : Prengki
Editor     : Lestari

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.