5 TPS PSU, Bawaslu Tanjungpinang Ajak Semua Pihak Laporkan Money Politik

212
Ketua Bawaslu Kota Tanjungpinang, M. Zaini (baju koko) bersama Komisioner KPU Kota Tanjungpinang dan Panwaslu Kecamatan Bukit Bestari saat melakukan penelitian dan pemeriksaan di TPS bebarapa hari yang lalu (f-red)

TANJUNGPINANG | Warta Rakyat – Bawaslu Kota Tanjungpinang akan perketat proses pengawasan terhadap 5 TPS yang akan dilakukan Pemungutan Suara Ulang (PSU).

Ketua Bawaslu Kota Tanjungpinang Muhamad Zaini menjelaskan, bahwa dampak dari PSU berpotensi terjadinya dugaan money politik, karena oknum tertentu akan mempengaruhi warga untuk memilih caleg tertentu dengan segala macam cara.

“Maka Bawaslu akan kerahkan semua jajaran Pengawas TPS, Panwaslu Kelurahan, Panwaslu Kecamatan, serta sinergi dengan Sentra Gakkumdu, Pemantau Pemilu, Gerakan Pramuka, Relawan dan warga untuk mencegah, melawan dan melaporkan adanya praktek money politik,” tegas Zaini.

Terhadap oknum yang terbukti melakukan kejahatan money politik, lanjut Zaini, terancam sanksi 3 tahun penjara dan denda uang 36 juta rupiah, sebagaimana diatur dalam Pasal 523 Ayat 3 Undang-Undang Nomor 7 Tahun 2017 tentang Pemilihan Umum.

“Bawaslu mengajak semua warga untuk mengawal dan menjaga pemilu yang bersih, bermartabat dengan menolak, melawan dan melaporkan segala bentuk praktek money politik,” himbau Zaini yang juga Kordiv Pencegahan, Humas dan Hubungan Antar Lembaga.

Sebelumnya KPU Kota Tanjungpinang telah mengumumkan akan dilaksanakan PSU di TPS 14 Kelurahan Pinang Kencana Kecamatan Tanjungpinang Timur. Selain itu di TPS 14, 17, 31 dan 32 Kelurahan Tanjung Ayun Sakti Kecamatan Bukit Bestari.

Terjadinya PSU, kata Dia, karena adanya pemilih yang bukan pemilih DPTB dan tidak memiliki form A5 pindah pilih, yang ikut mencoblos di TPS tersebut. Sesuai PKPU No. 9 Tahun 2019 Pasal 65 ayat (2) huruf d, maka harus dilakukan PSU.

“Hasil investigasi lapangan Bawaslu Kota Tanjungpinang terhadap semua TPS tersebut, terdapat pemilih ber-KTP luar Kota Tanjungpinang. Bahkan dari luar Kepri yang tidak membawa form A5,” ungkap Zaini.

Zaini menambahkan, Bawaslu Kota Tanjungpinang juga akan melakukan pengawasan intensif terhadap ketersediaan seluruh logistik Pemungutan Suara Ulang agar semua proses berlangsung secara baik dan lancar.

Editor : Prengki

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.