KARIMUN | WARTA RAKYAT – Pembentukan generasi sehat dan berkarakter dimulai dari lingkungan sekolah. Komitmen tersebut ditegaskan Bupati Karimun, Ing Iskandarsyah, saat membuka Pelatihan Dokter Kecil Kelompok Kerja Kepala Sekolah (K3S) Tebing Lestari di SDN 003 Tebing, Jumat (30/10/2026).
Dalam kesempatan itu, Iskandarsyah menekankan bahwa pendidikan kesehatan tidak sekadar membekali anak dengan pengetahuan medis dasar, tetapi juga membangun kedisiplinan, kepedulian, keberanian, serta kebiasaan hidup bersih dan sehat sejak usia dini.
Menurutnya, karakter tidak terbentuk secara instan. Dibutuhkan pembiasaan positif yang dilakukan secara konsisten, terutama melalui lingkungan keluarga dan sekolah.
Ia juga mengaitkan kegiatan tersebut dengan program pemerintah pusat, Tujuh Kebiasaan Anak Indonesia Hebat, yang mendorong terbentuknya perilaku positif sebagai fondasi generasi unggul.
“Apa yang dibiasakan sejak awal akan menjadi karakter yang melekat hingga mereka dewasa kelak. Karena itu, kebiasaan hidup bersih, sehat, dan disiplin harus ditanamkan sejak dini,” ujar Iskandarsyah.
Bupati berharap para peserta tidak hanya memahami pengetahuan kesehatan, tetapi mampu menjadi pelopor perubahan atau agent of change di lingkungan sekolah maupun keluarga.
Pelatihan tahunan hasil kolaborasi K3S Tebing Lestari bersama Puskesmas Tebing tersebut diikuti 72 siswa kelas IV dan V dari sejumlah sekolah se-Kecamatan Tebing, dengan pendampingan 20 guru pembina.
Penyelenggaraan tahun ini juga menghadirkan pendekatan berbeda dengan menjadikan lingkungan sekolah sebagai pusat kegiatan.
Langkah tersebut diharapkan membuat proses pembelajaran lebih interaktif, aplikatif, dan mudah diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.
Kepala Puskesmas Tebing, dr. Citra, menjelaskan bahwa materi pelatihan tidak hanya berfokus pada pengetahuan medis dasar, tetapi turut mengembangkan keterampilan sosial, keberanian berbicara di depan umum, serta kepedulian terhadap kebersihan lingkungan.
Melalui pelatihan ini, siswa diharapkan mampu memahami peran dokter kecil sebagai bagian dari upaya membangun budaya hidup sehat di sekolah.
Kegiatan tersebut turut dihadiri Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Karimun, Kepala Dinas Kesehatan, Camat Tebing, serta jajaran Uspika Kecamatan Tebing.
Kolaborasi sektor pendidikan dan kesehatan ini menjadi bagian dari upaya memperkuat edukasi kesehatan sejak usia sekolah.
Pemerintah Kabupaten Karimun mendorong agar pembentukan generasi sehat tidak berhenti pada kegiatan seremonial, melainkan tumbuh menjadi kebiasaan yang diterapkan secara berkelanjutan.
Sebab, membangun generasi unggul bukan hanya tentang mencetak anak-anak berprestasi, tetapi juga membentuk pribadi yang sehat, disiplin, mandiri, dan memiliki kepedulian terhadap lingkungan. (Nov)






