PPKBPPPA dan TP PKK Karimun Perkuat Sinergi Nasional untuk Perlindungan Perempuan dan Anak

Kepala Dinas PPKBPPPA Kabupaten Karimun, Yeli (kiri), dan Ketua TP PKK Kabupaten Karimun, Ny. Hj. Siti Rojiah Iskandarsyah (kanan) bersama Wakil Menteri Kependudukan dan Pembangunan Keluarga sekaligus Wakil Kepala BKKBN RI, Ratu Ayu Isyana Bagoes Oka (tengah), dalam agenda koordinasi strategis untuk memperkuat pembangunan keluarga, pemberdayaan perempuan, dan perlindungan anak pada Selasa (20/10/2026). FOTO: Ist/WARTA RAKYAT

KARIMUN | WARTA RAKYAT — Pemerintah Kabupaten Karimun memperkuat koordinasi dengan pemerintah pusat untuk mendorong program pembangunan keluarga, pemberdayaan perempuan, serta perlindungan anak.

Langkah tersebut dilakukan melalui kunjungan kerja dan koordinasi Dinas Pengendalian Penduduk, Keluarga Berencana, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPKBPPPA) Kabupaten Karimun bersama Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Karimun, Ny. Hj. Siti Rojiah Iskandarsyah, ke dua kementerian, yakni Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak RI serta Kementerian Kependudukan dan Pembangunan Keluarga/BKKBN RI.

Bacaan Lainnya

Dalam agenda koordinasi dan konsultasi ke Kementerian Kependudukan dan Pembangunan Keluarga/BKKBN RI pada Selasa (20/10/2026), rombongan diterima langsung oleh Wakil Menteri Kependudukan dan Pembangunan Keluarga sekaligus Wakil Kepala BKKBN, Ratu Ayu Isyana Bagoes Oka.

Turut juga hadir Deputi Bidang Perlindungan Hak Perempuan di Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (KemenPPPA) Republik Indonesia, Irjen Pol (Purn) Dra Desy Andriani.

Pertemuan tersebut menjadi momentum untuk menyelaraskan kebijakan, memperkuat pelaksanaan program, serta mendorong sinergi antara pemerintah pusat dan daerah dalam membangun keluarga berkualitas.

Kepala Dinas PPKBPPPA Kabupaten Karimun, Yeli, menegaskan bahwa koordinasi lintas kementerian merupakan langkah strategis untuk memastikan program kependudukan, pembangunan keluarga, pemberdayaan perempuan, dan perlindungan anak berjalan lebih efektif serta menjawab kebutuhan masyarakat.

“Melalui koordinasi dan konsultasi ini, kami berharap program-program prioritas dapat semakin selaras dengan kebijakan pemerintah pusat, sekaligus memperkuat implementasinya di Kabupaten Karimun,” ujarnya, Sabtu (24/10).

Sementara itu, Ketua TP PKK Kabupaten Karimun, Ny. Hj. Siti Rojiah Iskandarsyah, diharapkan menekankan pentingnya peran keluarga dalam membentuk lingkungan yang aman, mendukung tumbuh kembang anak, serta memperkuat ketahanan keluarga.

“Ketahanan keluarga harus dibangun melalui perhatian, komunikasi, dan pendampingan yang berkelanjutan. Anak perlu merasa aman untuk menyampaikan persoalan kepada orang tuanya, sementara keluarga harus menjadi ruang pertama bagi tumbuhnya perlindungan dan kepedulian,” ungkapnya.

Dalam pertemuan tersebut, Wakil Menteri Kependudukan dan Pembangunan Keluarga sekaligus Wakil Kepala BKKBN, Ratu Ayu Isyana Bagoes Oka, turut menekankan pentingnya membangun komunikasi terbuka antara orang tua dan anak.

Ia mengingatkan bahwa anak perlu memahami bahwa sesulit atau serumit apa pun persoalan yang dihadapi, mereka tetap dapat bercerita kepada orang tua.

Keluarga diharapkan menjadi tempat yang aman bagi anak untuk menyampaikan masalah sekaligus memperoleh pendampingan dalam mencari solusi.

Pesan tersebut menegaskan pentingnya kehadiran orang tua yang responsif, tidak menghakimi, dan mampu membangun kepercayaan anak.

Komunikasi yang sehat di dalam keluarga menjadi salah satu fondasi penting dalam mendukung tumbuh kembang anak serta mencegah berbagai persoalan yang dapat mengancam kesejahteraan mereka.

Pemerintah Kabupaten Karimun menyampaikan apresiasi atas sambutan, arahan, dan masukan dari jajaran Kementerian Kependudukan dan Pembangunan Keluarga/BKKBN RI.

Hasil koordinasi tersebut diharapkan menjadi bahan penguatan langkah strategis dan pelaksanaan program di daerah.

Melalui kolaborasi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, dan TP PKK, Karimun diharapkan mampu memperkuat pembangunan keluarga, meningkatkan pemberdayaan perempuan, serta menghadirkan perlindungan anak yang lebih terarah dan berkelanjutan. (Nov)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses