Bupati Ing Iskandarsyah Apresiasi Kapolres Yunita Stevani, Kargo Baca Jadi Terobosan Baru Bangun Generasi Karimun

Bupati Ing Iskandarsyah Dorong Kargo Baca Jadi Gerakan Literasi hingga Pelosok Karimun. (FOTO: Ist/WARTA RAKYAT)

KARIMUN | WARTA RAKYAT — Upaya memperkuat budaya literasi di Kabupaten Karimun mendapat perhatian serius dari Bupati Karimun, Ing Iskandarsyah.

Ia memberikan apresiasi kepada Kapolres Karimun, AKBP Yunita Stevani, atas dukungan dan inovasi dalam memperluas akses bacaan masyarakat melalui program Sepeda Kargo Baca.

Bacaan Lainnya

Program tersebut menghadirkan konsep layanan literasi bergerak dengan memanfaatkan peran aktif Bhabinkamtibmas di tengah masyarakat.

Kehadiran Kargo Baca diharapkan mampu membawa buku dan aktivitas membaca lebih dekat kepada masyarakat, khususnya anak-anak sebagai generasi penerus bangsa.

Bupati Ing Iskandarsyah menilai inovasi tersebut memiliki nilai strategis karena gerakan literasi tidak cukup hanya dibangun melalui fasilitas formal, tetapi juga membutuhkan pendekatan langsung ke masyarakat.

“Kabupaten Karimun harus memperkuat minat baca masyarakat, terutama anak-anak yang menjadi generasi penerus bangsa ke depan,” ujarnya, Senin, 21 September 2026.

Menurutnya, penguatan budaya membaca merupakan bagian penting dari investasi sumber daya manusia. Karena itu, berbagai inovasi yang mampu mendekatkan buku kepada masyarakat perlu mendapat dukungan bersama, termasuk sinergi antara pemerintah daerah dan kepolisian.

Ing Iskandarsyah juga mengaitkan gerakan literasi tersebut dengan agenda pembangunan sumber daya manusia yang menjadi salah satu arah kebijakan nasional pemerintahan Presiden Prabowo.

“Program ini juga akan memperkuat salah satu program Asta Cita Bapak Presiden Prabowo, yaitu membangun sumber daya manusia. Harapan kita, dengan inovasi ini akan terwujud Indonesia Emas 2045,” katanya.

Bupati Karimun menyebutkan, penguatan literasi memiliki arti penting. Sebagai daerah strategis di wilayah perbatasan, pembangunan manusia dinilai menjadi salah satu fondasi penting untuk memastikan generasi muda mampu mengambil peran dalam menghadapi tantangan masa depan.

Menariknya, perhatian Ing Iskandarsyah terhadap dunia literasi bukan sesuatu yang baru. Sebelum kembali berada di pemerintahan daerah, ia pernah dipercaya selama dua periode, 2012–2016 dan 2016–2020, sebagai Ketua Umum PD Gerakan Pembudayaan Minat Baca (GPMB) Provinsi Kepulauan Riau.

Rekam jejak tersebut membuat isu peningkatan minat baca memiliki kedekatan tersendiri dengan perjalanan pengabdian Ing Iskandarsyah.

“Kehadiran Kargo Baca tidak sekadar dipandang sebagai inovasi layanan, tetapi juga sebagai bagian dari upaya memperluas ekosistem literasi hingga ke ruang-ruang masyarakat,” tegas Bupati.

Di sisi lain, keterlibatan Bhabinkamtibmas menjadi kekuatan tersendiri. Personel yang bersentuhan langsung dengan masyarakat tersebut dapat menjadi penghubung untuk membawa aktivitas literasi lebih dekat kepada anak-anak dan warga di berbagai wilayah Karimun.

Kolaborasi antara pemerintah daerah dan kepolisian melalui inovasi semacam ini diharapkan mampu membangun kebiasaan membaca sejak dini sekaligus menciptakan lingkungan yang semakin ramah terhadap tumbuhnya pengetahuan.

Bagi Ing Iskandarsyah, membangun generasi unggul tidak hanya berbicara mengenai pembangunan infrastruktur, tetapi juga bagaimana memastikan anak-anak Karimun memiliki akses terhadap pengetahuan dan budaya membaca.

“Kargo Baca diharapkan menjadi lebih dari sekadar sepeda pembawa buku, melainkan kendaraan kecil yang membawa cita-cita besar untuk masa depan literasi Karimun dan lahirnya generasi menuju Indonesia Emas 2045,” tutup Bupati Karimun. (Nov)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses