Dua Pompa Intake Rusak, Distribusi Air Bersih di Sejumlah Wilayah Karimun Terganggu

Dua Pompa Intake Rusak, Distribusi Air Bersih di Sejumlah Wilayah Karimun Terganggu. (FOTO: Perumda Tirta Mulia Karimun/WARTA RAKYAT)

KARIMUN | WARTA RAKYAT — Pelayanan air bersih Perumda Tirta Mulia Karimun terganggu setelah dua dari tiga mesin pompa intake yang memasok air baku ke SPAM Sei Bati mengalami kerusakan pada, 15 September 2026.

Kerusakan terjadi pada pompa submersible di Waduk Sei Bati dan pompa sistem floating di Waduk Sentani.

Bacaan Lainnya

Kondisi ini menurunkan kapasitas pengambilan air baku dan berdampak pada distribusi pelanggan di sejumlah wilayah Kecamatan Tebing, Karimun dan Meral.

Direktur Perumda Tirta Mulia Karimun, Ferry Kurniawan, mengatakan kedua pompa saat ini tengah dalam proses perbaikan.

Pompa submersible Sei Bati telah dievakuasi ke bengkel, dengan estimasi pengerjaan sekitar satu minggu, tergantung tingkat kerusakan.

“Kami tetap berusaha maksimal agar proses perbaikan ini dapat diselesaikan secepat mungkin. Kami memahami bahwa air bersih merupakan kebutuhan dasar masyarakat,” ujar Ferry, Kamis, 17 September 2026.

Gangguan terutama dirasakan di kawasan Balai Kota dan sekitarnya, mengingat SPAM Sei Bati menjadi salah satu sistem sentral pelayanan air bersih.

Wilayah terdampak mencakup sejumlah kawasan di Tebing, antara lain Jl. M.T. Haryono, Lubuk Semut, Teluk Air, Pertambangan, Bakti, Pelipit, Leho hingga sejumlah perumahan.

Di Kecamatan Karimun, gangguan meliputi kawasan Kota Balai, Jl. Nusantara, Setia Budi, Pramuka, Trikora, Tengku Umar hingga sekitar Balai City Garden.

Sementara di Kecamatan Meral, sejumlah wilayah terdampak antara lain Taman Mutiara Karimun, Sungai Raya, Parit Benut, Paya Rengas, Kampung Jawa dan sejumlah kawasan perumahan.

Perumda Tirta Mulia Karimun menyampaikan permohonan maaf kepada pelanggan terdampak dan mengimbau masyarakat menggunakan serta menampung air secara bijak selama proses perbaikan berlangsung.

“Kami mohon pengertian dan kesabaran masyarakat. Tim teknis terus bekerja dan kami akan berupaya agar pelayanan kembali normal setelah mesin pompa selesai diperbaiki dan dioperasikan,” kata Ferry mengakhiri. (Nov)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses