Dua Pipa Utama Bocor, Perumda Tirta Mulia Karimun Kerahkan Dua Tim Percepat Pemulihan Layanan

Dua Pipa Utama Bocor, Perumda Tirta Mulia Karimun Kerahkan Dua Tim Percepat Pemulihan Layanan. (FOTO: Ist/WARTA RAKYAT)

KARIMUN | WARTA RAKYAT — Di tengah penanganan kerusakan dua mesin pompa intake, Perumda Tirta Mulia Karimun kembali menghadapi gangguan teknis.

Dua jalur pipa utama mengalami kebocoran dan langsung ditangani secara serentak oleh dua tim teknis.

Bacaan Lainnya

Kebocoran terjadi pada pipa diameter 14 inci di Sei Raya, Kecamatan Meral, serta pipa diameter 8 inci di Harjosari, Kecamatan Tebing. Gangguan tersebut berdampak terhadap distribusi air bersih di sejumlah wilayah pelanggan.

Direktur Perumda Tirta Mulia Karimun, Ferry Kurniawan, mengatakan pembagian tim dilakukan sebagai langkah percepatan agar kedua titik kerusakan dapat ditangani secara bersamaan.

“Kita langsung membagi dua tim agar pekerjaan di dua lokasi dapat dilakukan secara serentak. Dengan demikian, proses perbaikan bisa dipercepat dan gangguan pelayanan kepada pelanggan dapat segera dipulihkan,” ujar Ferry, Kamis (17/9/2026).

Menurut Ferry, penanganan kali ini membutuhkan kerja cepat dan koordinasi solid karena berlangsung bersamaan dengan perbaikan dua pompa intake yang sebelumnya mengalami kerusakan.

“Jadi saat ini ada beberapa pekerjaan teknis yang harus kita tangani secara bersamaan. Karena itu, kita harus bekerja secara cepat, solid dan terkoordinasi,” tegasnya.

Kebocoran pipa Sei Raya berdampak pada sejumlah kawasan seperti Parit Benut, Sungai Raya, Kampung Jawa, Paya Rengas, Taman Mutiara Karimun, Naga Mas, Citra Permata hingga Sedayu Utopia.

Sementara kebocoran di Harjosari berdampak terhadap Kota Balai, Jl. Nusantara, Setia Budi, Pramuka, Trikora, Tengku Umar, Pelabuhan Pasar Malam, Pegadaian, Balai City Garden, Harapan Indah, Hang Lekir, Agus Salim hingga Sidomulyo.

Sehubungan dengan proses perbaikan tersebut, Perumda Tirta Mulia Karimun mengimbau pelanggan di wilayah terdampak untuk menampung air secukupnya sebagai persediaan, terutama untuk kebutuhan dasar selama distribusi mengalami gangguan.

Pelanggan juga diminta menggunakan air secara bijak dan tidak melakukan penampungan secara berlebihan agar ketersediaan air tetap dapat dimanfaatkan secara merata.

Perumda Tirta Mulia Karimun menyampaikan permohonan maaf kepada pelanggan yang terdampak.

Manajemen memastikan seluruh tim teknis terus bekerja di lapangan untuk mempercepat penyelesaian pekerjaan dan memulihkan distribusi air bersih.

“Kami memahami bahwa air bersih merupakan kebutuhan dasar masyarakat. Kami akan berusaha semaksimal mungkin agar seluruh pekerjaan ini dapat segera diselesaikan. Mohon doa, dukungan dan pengertian masyarakat selama proses perbaikan berlangsung,” tutup Ferry. (Nov)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses