KARIMUN | WARTA RAKYAT – Laskar Melayu Bersatu (LMB) Kabupaten Karimun menegaskan komitmennya untuk ikut menjaga kondusivitas daerah sekaligus mendorong terciptanya iklim investasi yang sehat, berkeadilan, dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
Sikap tersebut disampaikan Timbalan Kiri Umum DPD Laskar Melayu Bersatu (LMB) Kabupaten Karimun, Dato’ Didang Syarifuddin, yang mengajak seluruh elemen daerah, mulai dari media, pemerintah, pelaku usaha, organisasi kemasyarakatan hingga masyarakat luas, untuk bersama-sama menjaga stabilitas dan kepercayaan publik.
Menurutnya, kemajuan Karimun membutuhkan sinergi seluruh pihak dengan tetap mengedepankan verifikasi informasi, keberimbangan pemberitaan, kepastian hukum serta penghormatan terhadap supremasi hukum.
“Kita semua ingin Karimun maju. Karena itu, mari kita jaga kepercayaan, kepastian hukum dan nama baik daerah. Investasi harus berjalan sesuai aturan, masyarakat mendapatkan manfaat, dan setiap persoalan diselesaikan melalui mekanisme yang benar,” ujar Dato’ Didang Syarifuddin kepada Warta Rakyat, Kamis (13/8/2026).
Ia menilai, posisi geografis Kabupaten Karimun yang strategis menjadi salah satu modal penting dalam mendorong pertumbuhan ekonomi daerah.
Karimun berada di jalur perdagangan dan pelayaran internasional serta berdekatan dengan Malaysia dan Singapura, sehingga memiliki potensi besar untuk dikembangkan sebagai kawasan investasi dan pusat aktivitas ekonomi regional.
“Karimun sangat strategis, baik dari sisi tata ruang darat maupun laut. Kita berada di jalur lalu lintas perdagangan internasional dan kawasan segitiga pertumbuhan yang menghubungkan Indonesia, Malaysia dan Singapura. Ini merupakan peluang besar yang harus kita kelola dengan baik,” katanya.
Menurut Dato’ Didang, potensi tersebut menjadi daya tarik tersendiri bagi para pelaku usaha dan investor. Karena itu, LMB menyatakan kesiapan untuk mendukung pemerintah daerah dalam menciptakan lingkungan investasi yang aman, tertib, transparan dan tetap berpihak pada kepentingan masyarakat.
Dukungan terhadap investasi, lanjutnya, bukan semata-mata mengenai masuknya modal ke daerah, tetapi harus bermuara pada peningkatan kesejahteraan masyarakat melalui terbukanya lapangan kerja, tumbuhnya sektor usaha lokal serta bergeraknya roda perekonomian di berbagai kecamatan.
“Masyarakat Kabupaten Karimun sangat mendukung investor yang ingin membangun daerah, sepanjang investasi tersebut berjalan sesuai ketentuan dan memberikan dampak positif bagi masyarakat. Kita ingin investasi hadir sebagai kekuatan ekonomi yang membuka kesempatan dan meningkatkan pendapatan masyarakat,” ujarnya.
Ia menambahkan, pembangunan yang berorientasi pada kepentingan masyarakat harus menjadi prinsip utama dalam setiap aktivitas investasi. Menurutnya, pembangunan akan memiliki makna yang lebih besar apabila mampu meningkatkan harkat dan martabat masyarakat serta memperkuat ekonomi kerakyatan.
LMB, kata Dato’ Didang, akan terus mendorong terciptanya keseimbangan antara kepentingan investasi, pembangunan daerah, perlindungan masyarakat dan kepastian hukum.
“Laskar Melayu Bersatu menjunjung tinggi kesejahteraan masyarakat Kabupaten Karimun. Setiap pembangunan harus mampu membangkitkan harkat dan martabat masyarakat, terutama masyarakat lokal di 14 kecamatan,” tegasnya.
Ia berharap pemerintah daerah dan seluruh pemangku kepentingan dapat terus membangun komunikasi yang terbuka dengan investor maupun masyarakat. Dengan demikian, setiap investasi yang masuk dapat memiliki arah yang jelas dan memberikan kontribusi terhadap pembangunan daerah dalam jangka panjang.
Bagi LMB, menjaga Karimun tetap kondusif merupakan tanggung jawab bersama. Media diharapkan menyajikan informasi berdasarkan fakta dan verifikasi, pemerintah memberikan kepastian regulasi, pelaku usaha menjalankan kegiatan sesuai aturan, sementara masyarakat turut menjaga ketertiban serta mengawal pembangunan secara konstruktif.
“LMB bersama masyarakat mendukung penuh investor dan para pelaku usaha yang hadir untuk membangun Kabupaten Karimun. Kita ingin investasi tumbuh, ekonomi masyarakat bergerak, dan pembangunan daerah semakin kuat tanpa mengabaikan aturan serta kepentingan masyarakat,” pungkas Dato’ Didang Syarifuddin.






