Sukses Gelar POPDA X Kepri di Karimun: Listrik Andal PLN Kawal Lahirnya Juara Baru hingga Penutupan

Sukses Gelar POPDA X Kepri di Karimun: Listrik Andal PLN Kawal Lahirnya Juara Baru hingga Penutupan

KARIMUN | WARTA RAKYAT – Perhelatan akbar Pekan Olahraga Pelajar Daerah (POPDA) X Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) tahun 2026 yang berlangsung di Kabupaten Karimun resmi berakhir.

Di balik sengitnya kompetisi dan gemerlap panggung penutupan, suksesnya agenda dua tahunan ini tidak lepas dari dukungan penuh infrastruktur vital, khususnya pasokan listrik yang andal dari PT PLN (Persero) Unit Layanan Pelanggan (ULP) Tanjung Balai Karimun.

Bacaan Lainnya

Event yang berlangsung sejak 2 hingga 8 Juli 2026 tersebut resmi ditutup oleh Wakil Gubernur Kepulauan Riau, Nyanyang Haris Pratamura, di GOR Indoor Badang Perkasa, Kabupaten Karimun, pada Rabu (8/7) malam.

Selama sepekan penuh, PLN ULP Tanjung Balai Karimun berhasil menjaga pasokan listrik tanpa kedip, memastikan seluruh rangkaian acara berjalan lancar dan aman.

Komitmen PLN Karimun dalam mengawal POPDA X Kepri dibuktikan dengan kesiagaan personel dan infrastruktur yang tersebar di berbagai titik krusial.

Kesiapan ini tidak hanya terfokus pada momen krusial seperti upacara pembukaan di lapangan Panggung Rakyat Putri Kemuning, Coastal Area, tetapi juga menyasar ke seluruh venue atau lokasi cabang olahraga yang dipertandingkan di seluruh Kabupaten Karimun.

Manajer PLN ULP Tanjung Balai Karimun, Ahmad Subhan Hadi, menegaskan bahwa keandalan listrik merupakan harga mati demi menjaga kenyamanan para atlet dan kelancaran penilaian juri di lapangan.

“Kami menyadari betul bahwa POPDA bukan sekadar kompetisi olahraga, melainkan panggung pembuktian bagi generasi muda Kepri. Oleh karena itu, PLN hadir memberikan pengawalan penuh selama 24 jam di seluruh arena pertandingan. Alhamdulillah, berkat sinergi tim di lapangan dan persiapan yang matang, kami berhasil menghadirkan listrik yang andal dan tanpa gangguan dari pembukaan hingga malam penutupan,” ujar Ahmad Subhan Hadi, Kamis (9/7).

Kompetisi tahun ini melahirkan dinamika baru dalam peta prestasi olahraga pelajar di Kepri. Kontingen Kota Tanjungpinang sukses keluar sebagai Juara Umum POPDA X Kepri setelah mengumpulkan total 89 medali, dengan rincian 31 medali emas, 28 perak, dan 30 perunggu.

Posisi kedua ditempati oleh Kota Batam yang secara total koleksi sebenarnya lebih unggul dengan 94 medali, namun harus puas di peringkat kedua karena kalah dalam produktivitas emas (23 emas, 34 perak, 37 perunggu).

Sementara itu, Kabupaten Bintan kokoh di posisi ketiga dengan lonjakan performa yang sangat signifikan, mengamankan 14 emas, 10 perak, dan 15 perunggu—naik tajam dari capaian edisi 2024 yang hanya mengemas 8 emas.

Kabupaten Lingga bertahan di peringkat keempat (8 emas, 8 perak, 8 perunggu). Sedangkan Kabupaten Karimun selaku tuan rumah menunjukkan progres positif di hadapan publik sendiri dengan meningkatkan produktivitas menjadi 7 emas, 4 perak, dan 17 perunggu, melampaui capaian edisi sebelumnya yang hanya 4 emas.

Di posisi keenam dan ketujuh ditempati oleh Kabupaten Natuna (6 emas, 3 perak, 11 perunggu) dan Kabupaten Kepulauan Anambas yang membawa pulang 2 medali perunggu.

Menanggapi hasil akhir kompetisi, Ahmad Subhan Hadi turut menyampaikan rasa bangga dan apresiasinya kepada seluruh kontingen yang telah berjuang keras selama sepekan penuh di Bumi Berazam.

“Selamat kepada kontingen Kota Tanjungpinang yang berhasil merengkuh predikat Juara Umum POPDA X Kepri. Capaian ini adalah buah dari kerja keras, disiplin, dan sportivitas yang luar biasa,” ungkapnya.

Ia juga memberikan pesan motivasi yang mendalam bagi para atlet dari daerah lain yang belum berhasil membawa pulang piala utama pada edisi kali ini.

“Untuk adik-adik atlet dari daerah lainnya, jangan pernah berkecil hati. Perjalanan kalian masih sangat panjang. Jadikan setiap pertandingan di Karimun ini sebagai pengalaman berharga dan batu loncatan untuk mengevaluasi diri. Teruslah berlatih dengan tekun, karena esensi utama dari olahraga bukan hanya tentang medali, melainkan tentang pembentukan karakter, mental pantang menyerah, dan persaudaraan sesama pelajar di Kepulauan Riau,” tutup Ahmad Subhan Hadi hangat.

Dengan berakhirnya POPDA X Kepri 2026, Kabupaten Karimun tidak hanya sukses menjadi tuan rumah yang ramah bagi ratusan atlet pelajar, tetapi juga membuktikan kesiapan infrastruktur daerahnya, ditopang oleh kesigapan layanan dari PLN dalam mendukung agenda-agenda besar berskala regional. [Nov]

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses